Galeri Foto & Advertorial Bagian ke-1

Disbud Riau Gelar Festival Lintas Etnis di Rohil

Jemputan Festival Lintas Etnis.

Siberriau-Rohil-Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi Riau menggelar Festival Lintas Etnis "Beragam dan Seragam Indonesia" di Kabupaten Rokan Hilir. Festival itu dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen, diwakili, Kabid Pelestarian Adat dan Nilai Budaya, Isrok Fiddin, SH.

Festival, Jumat (2/12/2022) mulai sore hingga malam harinya dilaksanakan di Halaman Kantor Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, dihadiri tokoh masyarakat Tanah Putih Tanjung Melawan, Zulkifli Indra, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, Roby Kurniawan, S.STP, M.Si serta tokoh dan masyarakat setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zen melalui Kabid Pelestarian Adat dan Nilai Budaya, Isrok Fiddin, SH mengatakan, kegitan ini sangat erat kaitannya dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Dari berbagai isi, item dari undang-undang tersebut, menurutnya terdapat sepuluh objek pemajuan kebudayaan, tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa dan seni.

"Termasuk hari ini budaya-budaya (seni, red) yang kita tampilkan adalah tergolong yang diutamakan dalam kelompok Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 itu," sebutnya.

Untuk itu, pihaknya berbangga dan berterima kasih juga, atas inisiatif Zulkifli Indra (anggota DPRD Provinsi Riau), melalui pokir, dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Besar harapannya, kegiatan ini bukan hanya untuk pemajuan kebudayaan, tetapi juga untuk perekat antar etnis, dimana berdomisili saat ini, diantara banyak etnis yang ada di Indonesia, khususnya di Riau, terkhusus lagi di Rokan Hilir.

"Maka kita persatukan dengan budaya. Banyak budaya yang berbeda, tapi kita persatukan, kita perekatkan untuk satu kemajuan," katanya mengakhiri.

Ditempat itu, tokoh masyarakat Tanah Putih Tanjung Melawan, Zulkifli Indra membeberkan kalau kegiatan tersebut merupakan pokirnya sebagai anggota DPRD Provinsi Riau.

Dipilihnya Tanah Putih Tanjung Melawan sebagai lokasi titik acara, dikarenakan, orang tuanya berasal dari kecamatan itu, termasuk, camatnya juga termasuk keluarganya.

Dia merasa bangga dan bahagia, karena bisa menggelar acara bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.

Dengan tujuan, agar sejumlah etnis nantinya tetap bersatu dan kompak, meski memasuki tahun politik pada 2024.

"24 Februari 2024 ada pemilihan legislatif, makanya kita mengadakan kegiatan agar tidak ada becokak (berkelahi, red) antara suku dengan suku ini, makanya dari sekarang kita jalin hubungan itu agar kedepannya dan masa-masa yang akan datang, antar etnis di Kabupaten Rokan Hilir ini khususnya di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, tidak ada terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, inilah tujuannya, beber Zulkifli Indra.

Sebelumnya, Camat Tanah Putih Tanjung Melawan, Roby Kurniawan, S.STP, M.Si merasa bangga, karena Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan terpilih menjadi lokasi pelaksanaan acara.

Kegiatan lintas etnis ini dinilai sangat bagus dilaksanakan atau digelar di Tanah Putih Tanjung Melawan. Yang mana di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan saat ini sudah berkembang masyarakatnya, sudah terdiri dari berbagai etnis.

Yang mana, Tanah Putih Tanjung Melawan ini adalah kampung tua, Melayu, keturunan dari Raja Siak, saat ini, dengan perkembangan zaman sudah ramai pendatang-pendatang yang berdomisili di sini.

"Ini artinya apa, Tanah Putih Tanjung Melawan mengarah kepada daerah heterogenitas. Untuk itu, acara inilah sebagai perkenalan untuk membuka wawasan kita, bahwa etnis itu beraneka ragam, semuanya harus dikemas dalam satu kesatuan Negara Republik Indonesia," ujar Robi.

Jadi dia berharap kegiatan hari itu bisa memupuk rasa persatuan dan kesatuan terhadap negara Indonesia terkhusus lagi di Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan ini seyogyanya menurut Robi didukung seluruh etnis yang ada di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.

"Untuk itu kepada panitia, sebaiknya acara ini juga disandingkan dengan LAM yang ada di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan ini, kemudian kita sandingkan juga minta tunjuk ajar, dengan datuk-datuk yang ada di Kecamatan Tanah Puith Tanjung Melawan ini. Datuk, dimana keturuan dari Kerajaan Siak, harapan kami itu harus kita gandeng untuk melaksanakan. Karena di Tanah Putih Tanjung Melawan ini, etnis utamanya adalah Melayu," kata Robi.

Dengan agenda ini Robi berharap tidak ada lagi sebutan suku pendatang, karena semua dikemas dalam negara kesatuan Republik Indonesia.

"Tapi dengan keluarga-keluarga kita, yang datang dari suku Jawa, Minang, Batak, kalau sudah berdomisili di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, harapan kami, penuhi kewajibannya sebagai warga negara di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, salah satunya melengkapi administrasi kependudukannya," pinta Robi.

Karena sampai saat ini masih ditemukannya masyarakat yang datang dari Jawa, Sumatera Utara, Sumatera Barat, memiliki adminduk daerah asalnya.

"Dengan momen ini kita berharap kepada kita semua untuk mematuhi segala peraturan, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Jadi kalau itu sudah dibentuk dan dikemas, maka akan tercipta, harmonisasi antar etnis di Kabupaten Rokan Hilir," tutupnya.

Sementara itu, pertunjukan sesi 1, penampilan Tari Ulak Bosa oleh Sanggar Ulak Bosa, Sedinginan, dilanjutkan penampilan Silat 21 Hari oleh Lembaga Tepak Sirih, Tanah Putih Tanjung Melawan, mesnyusul penampilan Tari Rantak Barantak Minang oleh Sanggar Jaya Lestari.

Sesi 2, penampilan musik dan lagu oleh Senandung Rokan Bagansiapiapi, disusul penampilan musik dan tarian oleh Sanggar Susun Sirih Bagansiapiapi, lalu penampilan musik dan lagu oleh Komunitas Batak Rokan Hilir.

Berurutan, penampilan Sapin Bagan oleh Sanggar Sinar Rokan Bagansiapiapi, penampilan Reog oleh Komunitas Jawa Ponorogo Tanjung Melawan Rokan Hilir, penampilan tari dan musik oleh Sanggar Sri Kemuning Bagansiapiapi dan terakhir penampilan musik dan lagu oleh Kumpulan Pura Mahligai Kota Dumai.

Berikut galeri fotonya. (Advertorial & Galeri Foto)

Spanduk Festival Lintas Etnis.

Persembahan carano kepada tamu.

Undangan festival lintas etnis.

Acara festival sedang berlangsung.

Foto bersama saat festival lintas etnis.

Buka juga link Galeri Foto Festival Lintas Etnis Bagian ke-2

https://www.siberriau.com/read-1025-2022-12-03-galeri-foto-festival-lintas-etnis-bagian-ke2.html

TERKAIT