Warga Pekanbaru Jangan Percayai Oknum Bisa Luluskan PPPK
Siberriau-PEKANBARU- Warga Kota Pekanbaru jangan mudah percaya dengan oknum yang menjanjikan bisa luluskan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Padahal tahapan seleksi penerimaan PPPK di Pemerintah Kota Pekanbaru masih bergulir.
Imbauan ini lantaran ada dugaan oknum di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru menjanjikan sejumlah tenaga honor bisa lulus menjadi PPPK. Para tenaga honor yang hendak ikut seleksi PPPK jangan mudah percaya dengan iming-iming oknum tersebut.
"Kami mengimbau warga Kota Pekanbaru agar tidak mudah percaya kepada oknum tidak bertanggung jawab," tegas Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, dikutip dari pekanbaru.go.id.
Saat ini banyak informasi tentang perekrutan seleksi PPPK di Kota Pekanbaru. Warga bisa mengetahui perihal perekrutan PPPK secara terang benderang.
Mereka jangan mudah percaya dengan oknum yang mengimingi lulus dalam perekrutan tersebut. Apalagi perekrutan PPPK sudah diatur prosesnya sedemikian rumah oleh pemerintah pusat.
"Jadi untuk perekrutan PPPK itu diatur mekanismenya oleh pemerintah pusat," terangnya.
Alek menegaskan bahwa tidak mungkin pemerintah daerah bisa menentukan perekrutan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sudah ada regulasi atau rambu-rambu dalam perekrutan PPPK.
Dirinya meminta oknum yang tidak bertanggung jawab agar segera koreksi diri. Mereka bisa bertaubat karena ulahnya bisa saja merugikan banyak orang.
"Ini kan jelas merugikan warga, jangan sampai ada lagi oknum yang seperti ini," jelasnya. (Kominfo7/RD2)
Sumber
- Perjumbara III SMKN 1 Bonai Darussalam Resmi Dibuka
- Kaur Pembangunan Desa Kasang Mungkal dan Kepala SMKN 1 Bonai Darussalam Jalin Silaturahmi Bersama Awak Media
- 481 Personel Siap Amankan Perhelatan Akbar di Kuansing
- Kades Helmi Ucapkan Terima Kasih kepada PUPR Rohul
- Ini Yang Disampaikan Bupati Suhardiman Amby Saat Buka Pacu Jalur Rayon I
- Inilah Sepuluh Sekolah Favorit Tingkat SD dan SMP di Kuansing
- Pengurus DPD IKM Kampar Audiensi dengan Bupati

