UIN Suska Riau Sosialisasi Program Pascasarjana di STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi
Siberriau-BAGANSIAPIAPI- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau sosialisikan program pascasarjana di gedung rektorat kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapiapi. Sosialisasi itu termasuk adanya bantuan beasiswa Lembaga Penyelenggara Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan.
Sosialisasi disampaikan Wakil Direktur Pascasarjana UIN Suska, Prof. Dr. Hj. Zaitun, M.Ag bersama tim Rabu (12/2/2025), dihadiri sejumlah dosen dan mahasiswa STAI Ar-Ridho.
Usai sosialisasi Zaitun menjelaskan maksud kedatangan mereka, dalam rangka sosialisasi LPDP beasiswa kepada masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi. "Jadi kami melakukan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru untuk semester ganjil 2025-2026," jelasnya.
Pihaknya juga menginformasikan kepada calon mahasiswa baru bahwa ada LPDP di UIN Suska Riau melalui pascasarjana program S2 PAI dan S3 PAI. "Semoga banyak peminat untuk memanfaatkan beasiswa LPDP ini sehingga berkuliah melanjutkan studi baik tingkat magister maupun ditingkat doktor," tambahnya.
LPDP dijelaskan Zaitun adalah Lembaga Penyelenggara Dana Pendidikan yang dimiliki oleh Kemenkeu Republik Indonesia. Dana Kementrian Keuangan disalurkan untuk bantuan pendidikan kepada warga Indonesia berbagai level, prosedur dan tempat.
"Jadi tidak hanya program S2, S3 saja, tetapi juga ada afirmasi namanya bagi anak-anak yang disabilitas, bagi daerah-daerah tertinggal. Untuk Provinsi Riau ada dua kabupaten, jadi beasiswa afirmasi namanya, yaitu Kabupaten Meranti dan Bengkalis, semoga rakyat Meranti dan Bengkalis bisa memanfaatkan beasiswa LPDP," katanya lagi.
Zaitun berharap kepada dosen STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi untuk melanjutkan studinya.
"Jadi dosen inikan ujung tombak ya pak, maka untuk meningkatkan mutu pendidikan perguruan tinggi, dosen-dosen diwajibkan untuk melanjutkan studinya, itu program.
Kemudian, dari program tersebut bisa mengembangkan karier jabatannya, jabatan fungsional sebagai lektor, lektor kepala dan guru besar.
Jadi tiketing itu programa magister itu, program doktor. Kalau sudah doktor dimiliki, maka peningkatan kompetensi, jabatan fungsional itu akan mengikuti sehingga potensi untuk mengembangkan peringkat akreditasi bagi institusi maupun program studi," tutupnya.
Sementara itu, Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi, Dr (Can) Budi Setiawan, M.Pd mengundang dan mendorong seluruh dosen mengambil bagian dari program pascasarjana UIN ini, apalagi program LPDP.
"Lima tahun akan datang, seluruh dosen kita terutama di prodi-prodi memiliki gelar doktor sesuai keinginan STAI bahwa ke depan setidaknya setiap program studi memiliki tiga atau empat orang doktor.
Jadi ini sangat sejalan dengan apa yang menjadi cita-cita kampus STAi Ar-Ridho Bagansiapiapi," kata Budi.
Sedangkan terkait motivasi yang didapat oleh kampus STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi dengan kedatangan Tim Sosialisasi Pascasarjana UIN Suska ini menurut Budi, dengan adanya UIN sebagai penyelenggara LPDP, mudah-mudahan dosen yang selama ini ingin melanjutkan studi atau sekolahnya di luar, terkendala dengan jarak.
"Ada yang ngambil ke Padang, ada yang ke Medan. Dengan adanya UIN sebagai penyeleggara LPDP memberikan kemudahan dari sisi pembiayaan, sisi waktu, jarak dan sebagainya," tutup Budi. (Noprio Sandi)
https://www.youtube.com/watch?v=-4ZAolPQHR8
- Polsek Kepenuhan Pastikan Dugaan Penganiayaan Lansia di Ulak Patian Tetap Diproses
- Berikan Pelayanan Prima kepada Pasien
- Polsek Ujung Batu Rohul Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Aki Genset Bank Sarimadu
- 2 Personel Polres Rohul Kena PDTH
- 15 Peserta Dinyatakan Lulus Seleksi Akhir JPTP di Pemda Kampar
- Jalan Poros Kampung Simpang Perak Jaya Mulai Diperbaiki
- Korban Tenggelam Belum Ditemukan

