Kesbangpol Siak Ajak Masyarakat Jaga Situasi yang Damai
Siberriau-SIAK- Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Siak langsung merealisasikannya dengan melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 3 TPS yang berada di Kecamatan Siak dan Bungaraya.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Siak yang rencananya diadakan pada 22 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Siak melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Siak, Syamsurizal, SE., M.Si mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi yang berkembang di masyarakat.
Syamsurizal menekankan pentingnya menyaring setiap berita yang beredar, terutama di media sosial agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar atau hoaks.
Pria yang biasa dipanggil Bang Syam ini menyampaikan bahwa mendekati pelaksanaan PSU, potensi penyebaran informasi tidak benar atau hoaks makin tinggi, terutama yang berkaitan dengan isu politik.
Sebagai Kepala badan yang membawahi Kesatuan Bangsa dan Politik ini juga mengimbau agar keberagaman suku dan etnis yang ada di masyarakat tidak dibawa-bawa ke dalam kancah politik yang sedang hangat-hangatnya kini.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan untuk memeriksa sumber berita dan tidak langsung menyebarkannya sebelum terverifikasi kebenarannya.
Berita yang tidak benar bisa menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat dan menciptakan ketidakpercayaan di antara kita. Oleh karena itu, mari kita bersikap bijak dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang belum tentu benar,” tambahnya.
Menurut pria yang juga hobi bermain bola ini, penyebaran berita hoaks dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti keresahan di tengah masyarakat, menurunnya kepercayaan publik, bahkan berpotensi merugikan individu atau suku dan juga etnis tertentu.
"Kami mengajak masyarakat terutama yang berada di daerah terdampak PSU, yaitu di Kecamatan Siak dan Kecamatan Bungaraya untuk menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Tetaplah menjaga kebersamaan dan kedamaian, terutama di tengah momen ibadah puasa ini,” ujarnya.
"Kami juga berharap peran tokoh agama dan pemuka masyarakat bisa menjaga terciptannya situasi yang kondusif karena selama ini Kabupaten Siak terkenal dengan kabupaten yang regilius, menjunjung tinggi adat dan kedamaian yang hakiki.
Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang kondusif dan tetap bersikap positif dalam menyikapi setiap informasi yang beredar. Dengan sikap yang bijak, kita bisa menciptakan suasana yang damai dan harmonis menjelang dan sesudah pelaksanaan PSU nantinya sampai terpilihnya pemimpin Kabupaten Siak untuk 5 tahun kedepannya,” katanya lagi. (Infotorial Diskominfo Sial/Fhadli Effendi)
- Berikan Pelayanan Prima kepada Pasien
- Polsek Ujung Batu Rohul Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian Aki Genset Bank Sarimadu
- 2 Personel Polres Rohul Kena PDTH
- 15 Peserta Dinyatakan Lulus Seleksi Akhir JPTP di Pemda Kampar
- Jalan Poros Kampung Simpang Perak Jaya Mulai Diperbaiki
- Korban Tenggelam Belum Ditemukan
- Wabub Rohul Hadiri Silaturahmi Suku Maih Muniliang

