Abdul Wahid Pimpin Rakor Karhutla Bersama BNPB Kesiapsiagaan
Siberriau-PEKANBARU- Sebagai langkah dalam melakukan kesiapsiagaan mengahadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, Pemerintah Provinsi Riau melaksanakan rapat koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru, Senin (28/04/2025).
Berdasarkan pantauan Media Center Riau, rakor ini dipimpin langsung oleh Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid dan didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto. Tampak hadir juga, berbagai perwakilan BMKG, Pemerintah Kabupaten/Kota hingga jajaran unsur Forkopimda Riau.
Dikatakan, Gubri Abdul Wahid, penanganan karhutla tidak hanya bisa dilakukan sendiri oleh Pemprov Riau. Tentu harus ada sinergi antara pemerintah daerah, pusat, serta elemen masyarakat terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau.
"Kami harap kita bisa komitmen untuk terus memperkuat upaya mitigasi dan penanggulangan karhutla dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait," katanya.
Dijelaskan, Pemprov Riau telah melakukan pemetaan terhadap daerah yang rawan terjadi karhutla. Untuk itu, kedepannya dilakukan koordinasi terhadap desa-desa yang akan diberikan bantuan fasilitas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.
"Nanti kita akan rapat desa-desa yang rawan bencana, kemudian juga akan ada fasilitas yang kita beri agar penanggulangan kebakaran tahun ini tidak mengganggu aktivitas kesehatan, pendidikan dan ekonomi masyarakat," jelasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=VSYqeUgsqm0
https://www.tiktok.com/@nopriosandi15/video/7498585769016069393
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, menerangkan bahwa pemerintah pusat terus melakukan sinergitas dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana, termasuk karhutla. Terlebih, saat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun ini.
"Ini Pemerintah Pusat juga menaruh perhatian yang luar biasa terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan ini. Tetapi sekali lagi tentu saja, kami harapkan kita cegah dari sekarang jangan ada karhutla," terangnya.
Sebagai wujud keseriusan, kementerian dan lembaga terkait akan melaksanaka apel gelar pasukan yang menjadi sebagai agenda terbesar sepanjang sejarah penanganan karhutla. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Provinsi Riau, yang merupakan salah satu daerah rawan kebakaran hutan dan lahan.
"Besok kita akan melakukan apel gelar pasukan yang mungkin ini terbesar sepanjang kegiatan penanganan karhutla. Berbagai pejabat negara mulai dari menteri dan setaranya datang ke Provinsi Riau, mari buktikan penanganan kebakaran hutan dan lahan harus betul-betul dilakukan secara maksimal," pungkasnya. (Mediacenter Riau/bib)
Sumber
https://mediacenter.riau.go.id/read/91089/abdul-wahid-pimpin-rakor-karhutla-bersama-bnp.html
- Polsek Rokan IV Koto Gagalkan Peredaran Sabu
- Persaingan Sengit Pacu Jalur Rayon IV Dimulai
- DPP Partai Golkar Resmi Sahkan Kepengurusan DPD Golkar Riau Periode 2025–2030
- Sekda Rohul Yusmar Paparkan Evaluasi MTQ dan Transparansi Anggaran Haji 2026
- STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Gelar Review Kurikulum Berbasis OBE Bersama Guru Besar UIN Suska Riau
- Pemkab Rokan Hulu Mantapkan Persiapan Penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2026
- Perkuat Komitmen Cetak Atlet Disabilitas Intelektual Berprestasi

