Asisten III Rohil Hadiri Wisuda dan Perpisahan Santri Ponpes As-Sunnah Bagansiapiapi

Asisten III Setda Rohil Mulyadi Masri saat hadiri wisuda dan perpisahan santri Ponpes As-Sunnah Bagansiapiapi Kamis (12/6/2025). Foto: Diskominfotiks Rohil/Iwn

Siberriau-Diskominfotiks Rohil- Asisten III Pemkab Rokan Hilir, Mulyadi Masri hadiri acara Wisuda dan Perpisahan Santri/ Santriwati angkatan III Pondok Pesantren (Ponpes) As-Sunnah, Kamis (12/6/2025) di Jalan Makmur Bagansiapiapi, Rohil Provinsi Riau.

Selain dihadiri Asisten III Pemkab Rohil acara Wisuda dan Perpisahan Santriwan/Santriwati As-Sunnah ini di hadiri Kepala Kemenag Rohil H. Khairul, Ketua MUI Rohil, H. Suhaimi, Camat Bangko Aspri Mulia, perwakilan Koramil, kepala sekolah dan tokoh agama serta para wali santri/Santriwati.

Asisten III Pemkab Rohil, Mulyadi Masri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas tekad dan upaya Ponpes As-Sunnah dalam mengembangkan dunia pendidikan Islam bagi anak-anak generasi Islam Rohil maupun di luar Rohil. Sehingga melahirkan generasi muda yang islami, modern dan berakhlak.

Asisten III menyampaikan salam takzim dan permohonan maaf dari Bupati Rohil H Bistamam yang tidak bisa hadir di acara perpisahan ini karena ada kegiatan lain berkaitan dengan kunjungan gubri dan pejabat Provinsi Riau lainnya dalam rangka Iven Nasional Bakar Tongkang.

"Tadi telah kita saksikan santriwan-santriwati telah di wisuda dan hari ini juga merupakan hari perpisahannya, untuk para santri, pesan yang dapat kita sampaikan bagi santriwan dan santriwati,jika dunia yang kita kejar maka akhirat akan tertinggal, tetapi jika akhirat yang kita kejar, maka dunia akan mengikuti," kata Mulyadi Masri.

Mulyadi mengatakan bahwa anak-anak yang dididik di ponpes sangat beda ilmu pengetahuannya maupun akhlaknya dibandingkan dengan pendidikan umum lainnya. Bagi anak-anak pendidikan di ponpes sangat bermanfaat sekali untuk kedepannya.

"Alhamdulillah berkat pendidikan agama dapat bermanfaat di lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat, di mana anak-anak yang memiliki karakter yang berkepribadian mulia. Keistimewaan menuntut ilmu di ponpes, anak memiliki banyak kemampuan baik di bidang agama maupun dibidang umum," jelasnya.

Di mana anak lulusan ponpes, terang Mulyadi banyak yang berprestasi dan melanjutkan pendidikan keluar negeri, bahkan banyak mendapat kuliah gratis karena banyak yang berprestasi melalui kemampuan masing-masing santriwan santriwati, ada yang mampu hafiz Al-Qur'an hingga 20-30 juz, ada yang mampu menguasai bahasa Arab dan Inggris sehingga mereka mendapatkan beasiswa.

"Yang menjadi kekhawatiran kita saat ini, bagi anak-anak kita adalah pengaruh narkoba, pergaulan bebas dan media sosial. Peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan begitu juga medsos, di mana demi mendapatkan penggemar membuat konten yang tidak baik bagi diri sendiri maupun keluarga. Namun, dengan memasukkan anak di pondok pesantren, sebagian besar pengaruh lingkungan negatif terhadap anak dapat di hindari," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Kakan Kemenag Rohil H. Khairul juga berkesempatan memberikan amanatnya kepada santriwan-santriwati dan para hadirin lainnya.

Di mana Kakan Kemenag menyampaikan bahwa anak-anak aliah lulusan ponpes bisa melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi ke bidang umum seperti TNI, Polri, kedokteran, guru maupun lainnya. Untuk melanjutkan pendidikan agamanya mereka bisa melanjutkan Kuliah di luar negeri seperti Malaysia, Madinah, Mesir, Maroko, Libanon dan universitas Islam ternama lainnya.

"Seperti yang saya dengar tadi sebagaimana disampaikan oleh Pimpinan Ponpes As-Sunnah, H. Liri Suheri bahwa lulusan angkatan III Ponpes As-Sunnah tahun ini ada yang masuk TNI, ada yang melanjutkan ke kedokteran dan ada yang kuliah di luar daerah maupun luar negeri. Artinya lulusan dari pendidikan di ponpes tidak membatasi cita-cita dari anak-anak kita untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan lainnya," kata H. Khairul.

"Ponpes mampu menghasilkan anak-anak yang berakhlak dan beriman serta beradab, memiliki ilmu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri sebagai insan yang beriman, bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan masyarakat. Anak yang telah lulus dari ponpes sudah mampu memimpin doa, menjadi imam maupun khaib Jumat atau acara-acara Islam lainnya," ungkapnya.

Diakhir amanatnya, H. Khairul menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pengurus Ponpes As-Sunnah terutama kepada wali santri yang telah berusaha memasukkan anaknya ke Ponpes, sudah mau berkorban untuk pendidikan anak-anaknya dalam memupuk iman dan Islamnya di Ponpes.

Dengan demikian, peran dari wali santri sudah termasuk perjuangan dalam menegakkan kalimat tauhid. Dan bagi para santriwan-Santriwati yang telah lulus jangan pernah lupakan guru mu dan ponpes di mana kita dididik serta gunakanlah ilmu yang di dapat untuk kemaslahatan umat.

Sementara itu, Kepala Sekolah Ponpes As-Sunnah, Arisman menyampaikan bahwa tahun 2025 ini, Ponpes As-Sunnah mewisuda 32 santri/santriwati yang merupakan angkatan III sejak keberadaan ponpes ini.

"Atas nama pimpinan ponpes dan majelis guru As-Sunnah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah bersedia hadir di acara perpisahan santri santriwati Ponpes As-Sunnah angkatan III ini," kata Arisman.

"Kami sebagai panitia dan tuan rumah juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam penyelenggaraan acara ini. Sebelumnya dapat juga kami sampaikan bahwa dari Madrasah Aliah As-Sunnah yang menyelesaikan pendidikan di Ponpes As-Sunnah dan melaksanakan perpisahan hari ini sebanyak 32 orang terdiri dari, 12 orang Santriwan dan 20 orang Santriwati," jelasnya.

Diakhir acara, kegiatan di tutup dengan tausiah, pesan-pesan dan nasihat serta doa untuk para Santriwan dan Santriwati maupun para undangan yang hadir dari pimpinan Ponpes As-Sunnah Ustaz Liri Suheri, LC. (Rilis/Iwn).

TERKAIT