RSUD Teluk Kuantan Raih Akreditasi Paripurna, Dampak dan Pengaruh Terhadap Budaya Kerja

Direktur RSUD Teluk Kuantan dr. Benni Antomy. Foto: Zar

Siberriau-Kuansing- RSUD Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Riau  meraih akreditasi Paripurna (bintang lima) dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada 22–23 Desember 2023. Perolehan Akreditasi Paripurna ini berdasarkan hasil survei dilakukan KARS, pada tanggal 5–8 Desember 2023, yang berlaku hingga tanggal 4 Desember 2027.

Pengakuan RSUD Teluk Kuantan memperoleh Akreditasi Paripurna, secara resmi tertulis disampaikan melalui surat Direktur KARS, kepada Direktur RSUD pada 21 Desember 2023.

Sebelumnya RSUD sempat berstatus Madya, dan kini meningkat ke peringkat tertinggi berkat Peningkatan Manajemen Mutu, Sumber Daya Manusia (SDM), Sarana dan Keselamatan Pasien.

Akreditasi Paripurna yang diperoleh oleh RSUD Teluk Kuantan sebagai tanda telah memenuhi seluruh elemen penilaian dari KARS dalam aspek Manajemen, Keselamatan Pasien, Sumber Daya Manusia (SDM), Tata Kelola dan Pelayanan Klinis.

Selain itu, Pelayanan harus berbasis Pati ent Safety, Evidence-based medicine, serta Prosedur Operasional tetap (SOP) yang terstandarisasi.

Direktur RSUD Teluk Kuantan, dr Benni Antomy, yang dihubungi media siberriau.com di ruang kerjanya menyebutkan bahwa prestasi ini sebagai “hari yang bersejarah”. Dirinya menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan.

"Dengan akreditasi Paripurna yang berlaku hingga 4 Desember 2027, RSUD Teluk Kuantan kini resmi menjadi rumah sakit rujukan bermutu tinggi di wilayah Kuantan Singingi dan Riau," ujarnya.

Oleh karena itu, katanya, RSUD Teluk Kuantan akan terus melakukan peningkatan fasilitas dan layanan, seperti Cuci Darah dan CT-Scan. Ini menunjukkan bahwa RSUD tidak hanya mempertahankan akreditasi, tetapi juga berbenah agar lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dikatakannya, Akreditasi Paripurna yang diperoleh ini mencerminkan bahwa RSUD telah mencapai standar tertinggi dalam mutu dan keselamatan pasien.

"Rumah sakit berupaya lebih jauh meningkatkan layanan. Contohnya membuka layanan cuci darah pada Maret 2024 dengan dukungan 5 mesin, bekerja sama dengan RS Awal Bros," sebutnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Pemkab Kuansing) juga mendukung Peningkatan SDM, Peralatan seperti CT‑Scan, serta Perluasan Layanan Kesehatan di daerah.

"Sedangkan dalam budaya kerja, juga terjadi perubahan. Di mana seluruh tenaga medis dan non-medis, dituntut untuk bekerja secara profesional, disiplin dan efisien serta aktif dalam pelaporan insiden keselamatan pasien," ujarnya lagi.

Bukan hanya itu saja, dirinya juga menyebutkan budaya mutu internal makin kuat, bukan sekadar untuk penilaian, tetapi menjadi kebiasaan harian.

Pasien yang sedang menunggu antrean untuk berobat.

"Kredibilitas dan kepercayaan masyarakat juga makin meningkat. Masyarakat sekarang ini lebih percaya untuk berobat ke RSUD Teluk Kuantan karena menganggap mutu dan keselamatan lebih terjamin," paparnya.

Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah kunjungan pasien, dan potensi kenaikan pendapatan BLUD (Badan Layanan Umum Daerah).

Benni juga menyebutkan bahwa dengan Akreditasi Paripurna dapat akses ke Program Jaminan Kesehatan. Rumah sakit dengan akreditasi Paripurna dapat menjalin kerja sama lebih luas dengan BPJS Kesehatan dan asuransi lainnya.

"Program JKN-KIS sangat mempertimbangkan status akreditasi dalam kerja sama rujukan dan reimburse," tuturnya.

Dalam upaya peningkatan SDM, medis dan paramedis, terutama spesialis yang masih terbatas di RSUD Teluk Kuantan, Pemkab Kuansing melalui Dinas Kesehatan melakukan pelatihan dan rekrutmen SDM medis dan paramedis, terutama spesialis yang masih terbatas.

"Kita fokus pada peningkatan kompetensi pelayanan UGD, ICU, Operasi, dan Rawat Inap," ujarnya.

Menurutnya, RSUD Teluk Kuantan juga telah memiliki peralatan modern, dan pada 2024–2025 sudah mendapat dukungan. Sehingga RSUD Teluk Kuantan telah bisa melakukan layanan cuci darah dengan lima (5) unit mesin.

"Untuk CT Scan, saat ini sedang dalam proses penyediaan (rencana strategis jangka pendek), serta digitalisasi layanan dan rekam medis elektronik," tukasnya. (Advertorial RSUD Teluk Kuantan/Zar).

 

TERKAIT