KLB Campak Ditemukan di Kuansing, Dinkes Lakukan ORI
Kuansing, Siberriau- Kasus campak kembali ditemukan di Kabupaten Kuantan Singingi. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan sejak minggu ke-23 hingga minggu ke-34 tahun 2025, tercatat tiga kasus konfirmasi campak.
Kasus pertama muncul pada 24 Juni 2025 dengan satu pasien suspek, yang kemudian terkonfirmasi positif campak pada 4 Agustus 2025. Selanjutnya, pada 3 Juli 2025 ditemukan lagi dua kasus suspek campak.
"Hasil pemeriksaan laboratorium yang keluar pada 4 Agustus 2025 memastikan bahwa keduanya juga positif campak. Dengan demikian, total terdapat tiga kasus konfirmasi campak di Kuantan Singingi dalam kurun waktu kurang dari dua bulan," ungkap Kadis Kesehatan Kabupaten Kuansing Aswandi yang dihubungi Media Siber Riau.com melalui Handphone selulernya beberapa waktu lalu.
Dinas Kesehatan Kuansing segera melakukan berbagai langkah penanggulangan. Penyelidikan epidemiologi dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya kasus tambahan serta memeriksa kontak erat dari pasien yang terinfeksi.
"Langkah ini penting agar penularan tidak makin meluas. Selain itu, dilakukan juga survei cepat komunitas (SCK) di wilayah terdampak guna memastikan tingkat risiko penyebaran," ujarnya.
"Petugas kesehatan juga telah melakukan pengambilan dan pengiriman sampel serum pada kontak erat pasien di area kejadian luar biasa (KLB). Setiap pasien ditangani dengan tata laksana medis, termasuk pemberian vitamin A sebagai salah satu terapi pendukung," katanya.
Berdasarkan temuan tersebut, Dinas Kesehatan Kuansing menyatakan bahwa telah terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) campak. Penetapan ini sesuai kriteria, yakni ditemukannya lebih dari dua kasus konfirmasi campak dalam satu wilayah dalam kurun waktu tertentu," tambahnya.
"Sebagai tindak lanjut, Dinkes merekomendasikan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di desa atau kelurahan dengan risiko tinggi campak. Sebelum ORI dilakukan, masyarakat terlebih dahulu akan diberikan sosialisasi agar memahami tujuan dan pentingnya vaksinasi tambahan tersebut," imbuhnya.
"Dengan adanya kejadian ini, masyarakat Kuantan Singingi diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Orang tua diminta memastikan anak-anak telah mendapatkan imunisasi campak lengkap sesuai jadwal. Kerja sama masyarakat dengan pemerintah sangat diperlukan agar penyebaran campak dapat segera dihentikan dan KLB ini tidak meluas," tukasnya. (Infotorial Kominfo Kuansing/Zar)
- Polsek Rokan IV Koto Rohul Ungkap Kasus Narkoba
- Siak Bangun Wadah Aman untuk Hobi Otomotif dan Tekan Balap Liar
- Ini Perusahaan yang Melaksanakannya
- Nakhoda Baru Komisi MUI Kuansing
- PAUD Madinatul Ulum Siak Khatam Al-Qur’an
- Polsek Kunto Darussalam Rohul Cek Perkembangan Jagung
- STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi

