Dinas Kesehatan Kuansing Siagakan 50 Tenaga Medis di Arena Pacu Jalur

Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Aswandi. Foto: Zar.

Kuansing, Siberriau- Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi, Riau menurunkan sebanyak 50 personel tenaga kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Pacu Jalur sempena Hari Jadi Kabupaten Kuansing yang ke-26. 

Event Pacu Jalur ini di gelar di Tepian Narosa Teluk Kuantan, diikuti sebanyak 75 Jalur dengan jumlah atlet lebih dari 3.500 orang yang berasal dari seluruh kecamatan seKuansing.

Oleh karena itu, dalam setiap event pacu jalur kesehatan atlet merupakan yang utama karena itu sangat diperlukan tenaga kesehatan yang selalu standby. Sehingga kesiapsiagaan tenaga medis menjadi prioritas utama.

"Personel yang diturunkan terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, yang akan memberikan pelayanan cepat apabila terjadi situasi gawat darurat di lapangan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuantan Singingi Aswandi ketika dihubungi Media Siber Riau.com, Sabtu (11/10/2025).

Selain itu, katanya, Dinas Kesehatan juga menyiapkan lima unit mobil ambulans, yang akan siaga penuh selama pelaksanaan event berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Kuansing menjelaskan, para petugas kesehatan akan ditempatkan di empat titik posko utama. Keempat posko tersebut, yakni Posko IGD, Posko Tangga Batu, Posko pancang finish Desa Sawah, dan Posko pancang finish Desa Seberang Taluk (bawah Jembatan Gantung).

"Semua lokasi tersebut dipilih berdasarkan potensi kepadatan penonton, dan jarak dengan lintasan pacu," ujarnya.

Sedangkan untuk petugas di setiap posko sudah di bagi sesuai keahlian masing-masing. Mereka siap memberikan pelayanan medis bagi peserta pacu, panitia, maupun masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya

"Setiap posko akan ditempati oleh 1 orang dokter, 3 orang perawat, 1 orang Fisioterapi dan 1 orang sopir," paparnya.

Dikatakannya, setiap posko juga dilengkapi dengan peralatan medis darurat dan perlengkapan pendukung, termasuk obat-obatan serta sarana komunikasi agar koordinasi antar posko dapat berjalan dengan baik. Ambulans yang disiagakan berfungsi untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan terdekat jika dibutuhkan penanganan lanjutan.

Selain itu, tenaga kesehatan juga akan melakukan penilaian awal terhadap pasien yang datang ke posko. Bila kondisi pasien masih stabil, penanganan dilakukan langsung di tempat. Namun jika memerlukan tindakan lebih lanjut, pasien akan dirujuk ke puskesmas atau RSUD Teluk Kuantan," jelasnya.

Dengan kesiapan ini, Dinas Kesehatan berharap pelaksanaan Pacu Jalur dapat berjalan aman dan lancar tanpa gangguan kesehatan yang berarti. “Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati jalannya pacu dengan nyaman dan aman,” pungkasnya. (Advertorial Kominfo Kuansing/Zar)

TERKAIT