Pendiri STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Dr. Rusli Effendi Ungkap Fakta Bermakna
Kontribusi STAI Sangat Besar untuk Pembangunan SDM Rokan Hilir
Bagansiapiapi, Siberriau- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ar-Ridho Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir baru saja mencatat tinta emas dengan perolehan peringkat Akreditasi Perguruan Tinggi (AIPT) "BAIK" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Keputusan ini resmi dikeluarkan di Jakarta pada 7 Oktober 2025 yang lalu, menyusul proses visitasi yang sukses dilaksanakan pada 11 hingga 13 September 2025.
Pendiri STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler menyampaikan, menyambut prestasi ini dengan penuh rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Peringkat Akreditasi Baik ini tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No.2798/SK/BAN-PT/Ak/PT/X/2025 dan berlaku hingga 7 Oktober 2030.
Dr. Rusli Effendi menyampaikan apresiasinya, "Peringkat 'BAIK' yang diraih STAI Ar-Ridho ini adalah bukti kerja keras dan komitmen seluruh civitas akademika, yayasan, dan dukungan masyarakat. Ini adalah langkah awal yang sangat baik.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan target berikutnya. "Prestasi ini makin lengkap dengan telah diraihnya predikat 'BAIK' oleh keempat program studi kita, yaitu MPI (Manajemen Pendidikan Islam), KPI (Komunikasi dan Penyiaran Islam), MD (Manajemen Dakwah), dan Prodi EKIS (Ekonomi Syariah).
Dengan modal ini, pihaknya akan berusaha keras untuk merubah status STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi menjadi institut kedepannya. Ini adalah cita-cita besar yang harus diperjuangkan bersama.
Menyoroti relevansi STAI Ar-Ridho bagi Rokan Hilir, Dr. Rusli Effendi menegaskan kemajuan suatu daerah tergantung IPM.
"Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Oleh karena itu, eksistensi STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi ini sangat vital dan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah melalui pencetakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak mulia," katanya.
Dua juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah daerah dapat berkontribusi. "Kami berharap, pemerintah dapat berkontribusi dan memberikan perhatian kepada perguruan tinggi STAI Ar-Ridho dalam rangka mencetak SDM di Kabupaten Rokan Hilir. Kerja sama yang sinergis antara perguruan tinggi dan pemerintah adalah kunci untuk akselerasi pembangunan dan kemajuan daerah," harapnya.
Menanggapi perkembangan zaman, Dr. Rusli Effendi menambahkan bahwa era digitalisasi bergerak begitu cepat. "Tidak ada lagi perbedaan kita tinggal di kampung atau di kota. Semua tergantung pada kita dalam mengembangkan diri," tegasnya.
Dia menekankan pentingnya peran empat prodi yang ada di era digital ini. "Prodi MPI, KPI, MD, dan EKIS harus saling menonjolkan bidang masing-masing. Misalnya, KPI bisa fokus pada konten dakwah digital dan komunikasi publik, EKIS pada pengembangan ekonomi syariah berbasis digital, MD pada manajemen organisasi dakwah modern, dan MPI pada inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Kita harus bertransformasi agar lulusan kita relevan dan kompetitif di era digital saat ini," penekanannya.
Dr. Rusli Effendi juga menambahkan harapan terbesarnya. "Harapan terbesar saya adalah agar STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi tidak hanya dikenal sebagai pencetak sarjana, tetapi sebagai 'Pabrik' SDM yang memiliki Integritas, Kompetensi, dan Jiwa Kepemimpinan Islami.
Saya ingin STAI Ar-Ridho menjadi Institut Agama Islam (IAI), bahkan bisa jadi universitas yang unggul dan menjadi rujukan, tidak hanya di Rokan Hilir, Riau, tetapi juga di Sumatra.
Kami harus memastikan setiap lulusan memiliki soft skill dan hard skill yang memadai, berdaya saing, dan yang paling penting, mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin bagi pembangunan Rokan Hilir dan bangsa," harapannya.
Dr. Rusli Effendi juga menyampaikan berbagi pengalamannya di bidang politik, pemerintahan (sebagai Tenaga Ahli Utusan Khusus Presiden RI), dan keagamaan pengalaman ini diintegrasikan dalam membina STAI Ar-Ridho, dalam konteks ini dia mengintegrasikan melalui tiga pilar utama dalam pembinaan STAI Ar-Ridho:
Kepemimpinan Visioner (Politik dan Pemerintahan): Dalam dunia politik dan pemerintahan, dia belajar tentang visi jangka panjang, strategi kolaboratif (Collaborative Governance), dan pentingnya networking.
"Ini saya terapkan dalam menyusun Road Map STAI Ar-Ridho menuju institut, memastikan kurikulum dan riset selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional dan daerah (sinkronisasi dengan program pemerintah), serta membangun kerja sama (MoU) dengan berbagai pihak lembaga pemerintahan, politik, dan lainnya.
Manajemen Profesional dan Akuntabel (Pemerintahan): Sebagai seorang Doktor Ilmu Pemerintahan, saya menekankan tata kelola kampus yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Prestasi Akreditasi "BAIK" ini adalah hasil dari implementasi sistem manajemen mutu yang baik. Prinsip pelayanan publik yang efektif dan efisien dari pemerintahan saya terapkan dalam pelayanan akademik civitas akademika STAI Ar-Ridho kepada mahasiswa," urainya.
Selanjutnya, tambah Dr. Rusli Effendi yang aktif di berbagai organisasi seperti sebagai Pengurus MKA LAM Riau, Pengurus MUI Pusat dan Pengurus DMI Pusat ini menjelaskan Penguatan Karakter dan Nilai Keislaman (Keagamaan): memastikan nilai-nilai Islam menjadi roh utama STAI Ar-Ridho.
"Kampus ini harus menjadi tempat lahirnya ulama, cendekiawan, dan pemimpin yang memiliki integritas moral tinggi. Kami mengintegrasikan wawasan keagamaan, kebangsaan, dan kepemimpinan dalam setiap mata kuliah sehingga lulusan kami memiliki kecerdasan intelektual (fikriyyah), emosional (qalbiyyah), dan spiritual (ruhiyyah)," katanya lagi.
Ketersebaran alumni, Dr. Rusli Effendi menegaskan bahwa alumni perguruan tinggi tersebut telah menunjukkan kontribusi nyata di berbagai sektor pekerjaan. Ketersebaran alumni mencakup pegawai negeri sipil (PNS), PPPK dan perbankan, yang menunjukkan relevansi dan kualitas pendidikan di STAI Ar-Ridho.
Selain di pemerintahan dan perbankan, alumni juga banyak berkiprah di sektor swasta, bahkan menjadi wiraswasta atau entrepreneur yang membuka lapangan kerja. Kemandirian dan jiwa entrepreneur yang ditanamkan dalam kurikulum, khususnya di prodi-prodi yang ada, menjadi modal bagi lulusan untuk bersaing dan mengembangkan usaha di dunia kerja yang dinamis.
Dr. Rusli Effendi yang juga Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) menekankan bahwa keberhasilan penyerapan alumni di berbagai sektor ini tidak lepas dari upaya STAI Ar-Ridho untuk terus menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja.
"Kami bangga melihat alumni kami mampu bersaing dan memberikan kontribusi positif di tempat mereka bekerja, baik itu di kursi pemerintahan sebagai PNS, PPPK di balik meja perbankan, maupun di bidang swasta. Ini membuktikan bahwa STAI Ar-Ridho telah berhasil mencetak sarjana Islam yang profesional, unggul, dan mandiri, semoga dengan telah diraihnya prediket akreditasi “BAIK” dari BAN PT ini makin menambah semangat kami untuk menuju perubahan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut," tutup Dr. Rusli Effendi. (Release/Jun).
- Polsek Kunto Darussalam Rohul Cek Perkembangan Jagung
- STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
- Polres Rohul Bongkar Jaringan Narkoba di Bonai dan Kunto
- Bupati Siak Sebut Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029

