Laron Muncul di Rohil
Bagansiapiapi, Siberriau- Laron muncul di Rohil saat malam hari Minggu (19/10/2025). Kemunculan ini memiliki arti tertentu bagi masyarakat setempat sebagai kearifan lokal mitigasi bencana banjir.
Saat ini hujan terus mengguyur Kabupaten Rokan Hilir, terkhusus sekitar Kecamatan Bangko, sejumlah parit yang biasanya kering sekarang penuh digenangi air. Tingginya curah hujan tidak sanggup menampung air sehingga beberapa parit sudah mulai melimpah dan airnya memasuki pekarangan warga.
Di beberapa titik, seperti di Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, terjadi kemunculan laron di malam hari dengan jumlah yang sangat banyak.
Laron-laron ini mencari bola lampu yang menyala di malam hari dan mereka berkumpul di sana sehingga sebagian warga mematikan bola lampu agar laron tersebut tidak banyak datang.
Terkait hal tersebut, Rusmaniah dalam penelitiannya berjudul Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Mitigas Bencana Banjir di Kecamatan Sungai Tabuk mengulas kondisi geografis Kecamatan Sungai Tabuk yang berada di daerah aliran sungai Martapura yang memiliki kapasitas terbatas membuat wilayah ini rawan bencana banjir.
Meski demikian, masyarakat di wilayah tersebut tetap memilih untuk bertahan hidup dengan menerapkan kearifan lokal dalam menghadapi bencana banjir.
Penelitian ini mendapatkan hasil, prabencana terhadap peringatan dini, yaitu masyarakat memiliki pengetahuan dengan munculnya binatang boah boah atau laron (Isoptera) sebagai pertanda air pasang dan membangun rumah panggung sebagai rumah tahan banjir.
Tanggap bencana masyarakat membuat apar apar untuk tempat berkreativitas, membaca burdah keliling kampung sebagai permintaan pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa bantuan dari Karang Taruna.
Pasca bencana masyarakat melakukan tradisi gotong royong dalam memperbaiki sarana dan prasarana desa yang rusak.
Dalam pada itu, berdasarkan analisis siberriau.com, apa yang terjadi di Kecamatan Sungai Tabuk ini hampir sama dengan kondisi di Kecamatan Bangko Rokan Hilir.
Kemunculan laron juga sebagai pertanda kearifan lokal masyarakat setempat akan datang banjir seperti tahun-tahun sebelum di musim hujan.
Parit Masih Tersumbat Rumput Liar
Di Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir Kecamatan Bangko, sejumlah parit masih tersumbat akibat ditutupi rumput liar. Aliran air kurang lancar dan genangan air di pekarangan rumah warga lambat keringnya saat hujan lebat.
Melihat kondisi ini dan dikaitkan dengan fenomena alam laron, persiapan menghadapi kemungkinan banjir di Kecamatan Bangko berdasarkan analisis siberriau.com masih perlu dioptimalkan. (Noprio Sandi)

- Polsek Kunto Darussalam Rohul Cek Perkembangan Jagung
- STAI Ar-Ridho Gelar Sempro dan Sidang Skripsi
- Polres Rohul Bongkar Jaringan Narkoba di Bonai dan Kunto
- Bupati Siak Sebut Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029

