Desa Toar Kuansing Pasang Lampu Jalan Tenaga Surya

Lampu tenaga surya yang terpasang di Desa Toar Kuansing. Foto: Zar.

Kurangi Potensi Kecelakaan Dan Tekan Kerawanan Keamanan Malam Hari

Kuansing, Siberriau- Desa Toar, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau mulai menikmati suasana malam yang lebih terang setelah pemasangan lampu jalan tenaga surya di sejumlah titik strategis. 

Program penerangan ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membawa perubahan nyata bagi keamanan dan kenyamanan warga.

Kepala Desa Toar, Ardi Setiawan kepada siberriau.com mengatakan bahwa keberadaan lampu jalan tersebut sangat membantu aktivitas masyarakat di malam hari. 

“Alhamdulillah kalau lampu sangat bermanfaat,” ujarnya. 

Ia menambahkan, kondisi jalan yang sebelumnya gelap kini jauh lebih terang dan memudahkan mobilitas warga.

Dengan terpasangnya lampu tenaga surya ini, titik-titik gelap yang selama ini dikeluhkan masyarakat dapat diterangi. Warga berharap penerangan ini dapat mengurangi potensi kecelakaan, sekaligus menekan kerawanan keamanan pada malam hari.

Terkait pelaksanaan pemasangan lampu tenaga surya tersebut, Ardi menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut bukan dilakukan oleh pihak desa, melainkan oleh pihak ketiga. 

Hal ini tentu saja menjadi perhatian warga, yang sebelumnya mempertanyakan apakah pengerjaan proyek dilakukan melalui kontraktor Kuansing atau langsung dikelola desa.

Menjawab hal tersebut, kepala desa mengatakan bahwa pemasangan lampu jalan tenaga surya sepenuhnya dikerjakan oleh CV. Wahyu Panca Utama, perusahaan yang berkantor di Pekanbaru. "Perusahaan tersebut dipercaya untuk mengatur pemasangan hingga selesai dan berfungsi dengan baik," imbuhnya.

Adapun jumlah titik pemasangan, katanya, mencapai tujuh lokasi di sepanjang wilayah Desa Toar. Setiap titik menggunakan lampu tenaga surya berkapasitas 40 watt, yang dinilai cukup memadai untuk kebutuhan penerangan jalan," jelasnya.

"Untuk pengadaan sampai pemasangan lampu jalan tenaga surya tersebut, dianggarkan sebesar 15 juta rupiah," tambahnya.

Pemerintah desa berharap kehadiran lampu tenaga surya ini, tidak hanya meningkatkan kenyamanan warga, tetapi juga menjadi langkah awal untuk pembenahan infrastruktur penerangan yang lebih luas di masa mendatang," tuturnya. (Zar).

 

TERKAIT