Pengurus FMKT Pekanbaru Dikukuhkan

Ketua IKKS Pekanbaru Raja Rusdianto mengukuhkan pengurus FMKT Pekanbaru Sabtu (6/12/2025) di Hotel Royal Asnof. Foto: Noprio Sandi.

Pekanbaru, Siberriau- Pengurus Forum Masyarakat Kuantan Tengah (FMKT) Pekanbaru periode 2025-2030 dikukuhkan. Pengukuhan oleh Ketua Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru, Raja Rusdianto, Sabtu (6/12/2025) di Hotel Royal Asnof, disaksikan Bupati Kuantan Singingi diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Muhjelan Arwan, Staf Ahli Bupati Ahmad Heri dan Camat Kuantan Tengah, Eka Putra.

Pengurus Harian FMKT Pekanbaru yang dikukuhkan diantaranya, Ketua Umum, H. Syamsul Anwar, S.H., M.H, Sekretaris Umum, Syafri Hendra, S.Hut., M.H, Bendahara Umum, Hj, Efnitawarni, S.Pd.

Kepala Kesbangpol Kuansing, Muhjelan Arwan dalam kesempatan tersebut mengajak warga Kecamatan Kuantan Tengah di Pekanbaru untuk sering pulang kampung sehingga bisa melihat perkembangan dan kemajuan Kuantan Singingi, termasuk memberikan masukan untuk kemajuan daerah. "Setidaknya pulang menjadi sponsor jalur," seloro Muhjelan.

Ketua IKKS Pekanbaru, Raja Rusdianto mengatakan, pengurus FMKT Pekanbaru tidak ringan pekerjaannya, tentu perlu kebersamaan, kekompakan antar pengurus.

Ia mengajak warga Kuantan Tengah di Pekanbaru untuk saling peduli, setidaknya jika ada warga Kuantan Tengah dan Kuantan Singingi yang meninggal dunia, bisa hadir bertakziah.

Sementara itu, Camat Kuantan Tengah, Eka Putra menjelaskan, dari 20 desa dan tiga kelurahan di Kuantan Tengah, semuanya telah dikunjungi. Ke depan dia akan mengunjungi sejumlah sekolah. "Saya mohon tunjuk ajar dari keluarga besar FMKT," pinta Eka.

Dalam pada itu, Ketua FMKT Pekanbaru, Syamsul Anwar usai dilantik mengharapkan pengurus membuat program kerja yang realistis. "Yang raalistis saja, jangan mengejar populis. Apabila sudah realistis, nanti akan populis sendiri," pesan Syamsul Anwar.

Dia juga menekankan, yang terpenting, organisasi harus hadir disaat ada anggota yang mengalami musibah seperti kemalangan atau meniggal dunia kalau ada yang sakit begitu juga nikah kawin. "Itu organisasi sudah cukup mantap kalau itu sudah terlaksana," penekanannya. (Noprio Sandi).

TERKAIT