Himadikum UMRI Gelar Solidaritas Kemanusiaan

Himadikum UMRI gelar Solidaritas Kemanusiaan Jumat (12/12/2025) di Masjid Baitul Hikmah UMRI. (Foto: Rabbi Fernanda).

Pekanbaru, Siberriau— Pada Jumat, 12 Desember 2025, Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Muhammadiyah Riau (Himadikum UMRI) laksanakan solidaritas kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana banjir bandang di Garoga, Tapanuli Selatan. Kegiatan ini digelar setelah salat Jumat di Masjid Baitul Hikmah UMRI.

Acara dimulai dengan Salat Gaib bagi para korban yang meninggal dunia, dilanjutkan dengan doa bersama memohon keselamatan bagi warga terdampak serta kelancaran bagi para sukarelawan yang terus berjuang di lokasi bencana.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan rektorat UMRI, Wakil Ketua Himadikum beserta kepengurusan dan intership, Gubernur BEM Fakultas Studi Islam, rekan-rekan dari Mapala UMRI, serta sukarelawan dari Fakultas Ekonomi Pembangunan Prodi Manajemen. Antusiasme dan kebersamaan lintas fakultas menunjukkan kuatnya jiwa kemanusiaan civitas akademika UMRI.

Himadikum turut menayangkan dokumentasi terbaru bencana Garoga, menampilkan kondisi desa yang rusak parah, tumpukan kayu hanyut, akses wilayah yang sulit, serta perjuangan sukarelawan di lapangan. 

Tayangan ini juga menyoroti usaha sukarelawan Himadikum termasuk Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Hukum beserta rekan-rekan, yang sejak awal bergerak mengoordinasikan kebutuhan warga dan menjalin kerja sama dengan MAPALA UMRI yang masih berada di lokasi bencana.

Setelah pemutaran dokumentasi, Himadikum membuka penggalang dana kemanusiaan.

Seluruh bantuan yang terkumpul akan disalurkan langsung oleh Himadikum, berkoordinasi dengan sukarelawan Himadikum dan Mapala UMRI yang masih berada di posko, untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima warga yang paling membutuhkan.

Selain itu, Lamhot Gabriel Nainggolan Ketua Himadikum UMRI menyampaikan seruan moral kepada pemerintah. “Kami berharap pemerintah pusat segera menetapkan status siaga darurat bencana untuk Garoga dan memberikan bantuan pokok secara merata kepada seluruh warga terdampak,” disampaikan dalam pernyataan sikap resmi.

Wakil Ketua Himadikum dan seluruh kepengurusan beserta intership juga menegaskan, “Duka Garoga adalah duka kita bersama. Himadikum akan terus bergerak bersama sukarelawan di lapangan hingga warga mendapatkan hak-hak dasarnya,” sebutnya.

Melalui kegiatan ini, Himadikum UMRI berharap solidaritas masyarakat terus mengalir agar pemulihan di Garoga dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. (Rilis/Rabbi Fernanda).

TERKAIT