Pemprov Riau Gelar Sarasehan Budaya, Bahas Masa Depan Tradisi Pantun
PEKANBARU, Siberriau- Dalam rangka memperingati Hari Pantun Nasional, Pemerintah Provinsi Riau menggelar Sarasehan Tradisi Pantun sebagai ruang diskusi budaya untuk menelusuri sejarah, menggali nilai, sekaligus merumuskan langkah konkret pelestarian pantun agar tetap hidup dan relevan di tengah perubahan zaman.
Dikatakan Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, Sarasehan Hari Pantun Nasional ini ditempatkan sebagai ruang yang substantif dan bermakna. Hal itu guna membicarakan bagaimana pantun sebagai warisan budaya tak benda telah diakui dunia dan diterjemahkan secara nyata.
"Di sinilah pantun tidak hanya dilantunkan, tetapi dipikirkan keberlanjutannya. Tidak hanya dipuja, tetapi dirumuskan masa depannya," ungkapnya di Anjung Seni Idrus Tintin, Rabu (17/12/2025), dikutip dari mediacenter.riau.go.id.
Menurutnya, pantun bagi masyarakat Melayu bukan sekadar karya sastra. Ia hidup dalam tunjuk ajar Melayu. Pantun mengatur cara berkata, cara menasihati, cara mengingatkan, bahkan cara berbeda pendapat dengan tetap menjaga adab.
"Dalam pantun, kecerdasan berpadu dengan kesantunan, dan keindahan bersanding dengan kebijaksanaan," tuturnya.
Oleh karena itu, sarasehan ini menjadi penting dan strategis. Diskusi yang berlangsung hari ini, baik yang membahas akar sejarah pantun, nilai-nilai budaya yang dikandungnya, maupun tantangan pelestariannya di masa kini.
Di tengah perubahan zaman, Pemprov Riau tetap ingin menjaga warisan yang menjadi simbol kebanggaan Bumi Lancang Kuning. Ia harus terus hidup meski zaman terus bergerak berganti.
"Kita ingin memastikan bahwa pantun tidak berhenti sebagai simbol kebanggaan, tetapi terus hidup sebagai praktik budaya yang relevan dengan zaman, terutama di tengah tantangan modernisasi, digitalisasi, dan perubahan cara generasi muda berkomunikasi," tutupnya. (Mediacenter Riau/mrs).
Sumber
https://mediacenter.riau.go.id/read/94679/pemprov-riau-gelar-sarasehan-budaya-bahas-mas.html

- Polres Rohul Bongkar Jaringan Narkoba di Bonai dan Kunto
- Bupati Siak Sebut Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul

