Rahmat Pantun Hadiri Seminar dan Workshop Seni Tradisi Inovatif di Bagansiapiapi

Rahmat Pantun. (Foto: isitmewa).

Rokan Hilir, Siberriau- Seniman lokal terkemuka dari Kepenghuluan Batu Hampar Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau, Muhammad Sarbaini akrab disapa Rahmat Pantun, Ketua Lembaga Tepak Sirih turut memeriahkan dan menghadiri sebagai peserta Pelatihan Seminar Peningkatan Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesenian Tradisional Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2025. 

Acara tersebut juga mencakup Workshop Seni Tradisi Inovatif WBTb Rohil, yang berlangsung meriah dilaksanakan di Grand Hotel Bagansiapiapi pada tanggal 23 sampai 25 Desember 2025.

Rahmat Pantun, yang dikenal luas karena kontribusinya dalam melestarikan budaya pantun Melayu, terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan. 

Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi para peserta lain yang juga memiliki minat mendalam terhadap kesenian tradisional daerah. 

Kegiatan ini merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk memastikan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Rokan Hilir tetap lestari dan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pendekatan inovatif. Pas Penutupan Acara Workshop Rahmat Pantun Tampil Berpantun.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Pantun menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi generasi muda. 

"Harapan saya, melalui workshop ini, para peserta dapat menggali lebih dalam lagi potensi seni tradisi kita, menginovasikannya tanpa menghilangkan akar budaya sehingga kesenian Rokan Hilir tetap lestari dan diminati, terutama oleh kaum muda," katanya.

"Silat 21 hari dari Kabupaten Rokan Hilir sudah masuk Warisan Budaya Takbenda, kamipun ikut kemarin mengusulkannya bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.

Dan Cagar Budaya yang ada di Tanah Putih Tanjung Melawan kami juga ikut mengusulkan kemarin bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil. Alhamdulillah lolos di SK kan diberi sertifikat oleh Bupati Rokan Hilir," ujarnya.

Sebelumnya, Rahmat Pantun juga pernah berpartisipasi dalam acara serupa di tingkat nasional, seperti Festival Pantun Nusantara di Jakarta, di mana ia tampil dalam pertunjukan drama pantun. 

Diharapkan, melalui partisipasi aktif para seniman lokal seperti Rahmat Pantun, kesenian tradisional di Rokan Hilir dapat makin berkembang dan dikenal luas, baik di tingkat lokal maupun nasional. (Muhamad Sarbaini).

 

TERKAIT