Penduduk Kuantan Singingi Terus Bertambah, Capai 369.718 Jiwa pada Juni 2025

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kuantan Singingi, Mahviyen Trikon Putra. (Foto: Zar).

Kuansing, Siberiau- Jumlah penduduk Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus menunjukkan tren peningkatan setiap tahunnya. Berdasarkan data kependudukan, pertambahan penduduk di Kuansing berkisar antara 8.000 hingga 10.000 jiwa per tahun, atau sekitar 3.000 jiwa setiap semester.

Pada Desember 2024, jumlah penduduk Kuansing tercatat sebanyak 365.989 jiwa. Angka tersebut kembali mengalami kenaikan pada semester pertama 2025. Hingga Juni 2025, jumlah penduduk Kuansing meningkat menjadi 369.718 jiwa, atau bertambah sekitar 3.700 jiwa dalam enam bulan.

"Peningkatan jumlah penduduk ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah Kuansing yang kini menjadi daerah tujuan hidup dan bermukim bagi banyak penduduk dari luar daerah," ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kuantan Singingi, Mahviyen Trikon Putra ketika dihubungi Media siberriau.com di ruang kerjanya, Selasa (30/12/2025).

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan daya tarik Kuansing sebagai wilayah yang masih menyediakan ruang dan peluang ekonomi, seperti sektor pertanian dan perkebunan, termasuk sektor perdagangan.
 
"Mayoritas penduduk pendatang memilih Kuansing karena potensi di sektor pertanian dan perkebunan. Dua sektor ini masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah dan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, baik bagi masyarakat lokal maupun pendatang," ujarnya.

Namun, katanya, di Kecamatan Kuantan Tengah menjadi daerah dengan jumlah penduduk paling banyak di Kabupaten Kuansing. Hal ini sejalan dengan posisinya sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi. Sementara itu, Kecamatan Hulu Kuantan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah penduduk paling sedikit.

"Dengan tren pertumbuhan penduduk yang terus meningkat setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi diharapkan dapat terus menyiapkan perencanaan pembangunan yang seimbang, khususnya dalam penyediaan layanan dasar, infrastruktur, serta penguatan sektor pertanian dan perkebunan sebagai penopang utama kehidupan masyarakat," tuturnya. (Zar).

 

TERKAIT