Harmoni Istiqlal di Kota Metropolitan
Perjalanan Rahmat Pantun di Jakarta yang megah, di bawah langit mendung, hati pun tak gundah. Pertama kali datang, ragu sempat menghampiri, merasa kecil, bagai anak burung yang sendiri. Mencari arah, di antara gedung pencakar langit.
Menatap masa depan walau kadang terasa sempit. Namun, kini, kesempatan kedua telah tiba, dua kali sudah kaki ini menginjak tanah ibu kota. Masjid Istiqlal berdiri kokoh, lambang harapan, tempat bersandar, di tengah keramaian yang tak terduga.
Suaranya memanggil, menenangkan jiwa yang lara.
Semangat baru tumbuh, mengusir segala nestapa. Jakarta, kota sejuta cerita dan misteri, dari Monas menjulang hingga jalanan yang padat ini. Setiap sudut menyimpan kisah, setiap wajah punya arti, Rahmat Pantun siap mengukir jejak, dengan sepenuh hati.
Tak lagi merasa asing, tak lagi merasa kecil, sudah menjadi bagian dari denyut nadi yang berdetak kencang sekali.
Biar saja disangka anak burung, kini aku sudah dewasa.
Sayap-sayapku kuat, siap terbang lebih tinggi lagi, perkasa. Menghirup udara kebebasan, mengejar mimpi tanpa henti,
di kota metropolitan ini, aku menemukan jati diri. Ini bukan akhir, hanya awal dari babak baru.
Karya Rahmat Pantun, untuk Jakarta, dengan rindu.
Rokan Hilir, 16 Januari 2026
- Polres Rohul Bongkar Jaringan Narkoba di Bonai dan Kunto
- Bupati Siak Sebut Sensus Ekonomi Jadi Sumber Informasi Strategis Daerah Susun Kebijakan
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Afni-Syamsurizal Benahi BUMD, Bangun Jalan ke Pelosok dan Cicil Utang Rp231,7 Miliar
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul

