Polres Kuansing Kerahkan 130 Personel, Pemkab Sediakan Kios di Pasar Rakyat

Polres Kuansing kerahkan 130 personel saat pembongkaran Pasar Bawah Selasa (20/1/2026). (Foto: Zar).

Kuansing, Siberriau- Untuk mengamankan pembongkaran puluhan kios Pasar Bawah di kawasan Taman Jalur, Teluk Kuantan, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau,  yang dilakukan pada Selasa (20/1/2026) pagi, Polres Kuansing mengerahkan 130 personel.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan bahwa Polres Kuansing telah melakukan upaya persuasif kepada pedagang.

Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang bisa saja terjadi saat pedagang melakukan pembongkaran kios.

"Ada barang-barang berharga milik pedagang yang rawan tindak pidana pencurian, kita harus amankan agar pedagang merasa nyaman saat membongkar kiosnya," ujarnya.

Selain Polres, Pemkab juga mengerahkan ratusan personel Satpol PP dan dua unit alat berat.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin), Masnur Judin mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan kios di Pasar Rakyat, untuk para pedagang eks Pasar bawah dengan harga murah.

"Sewa kios per bulan hanya seratus ribuan, ada puluhan kios di Pasar Rakyat yang masih kosong," katanya.

Namun, dari 26 pedagang Pasar bawah tersebut, baru 12 yang menyatakan minat untuk pindah ke Pasar Rakyat.

Selebihnya mencari lokasi lain yang dinilai lebih strategis dari Pasar Rakyat. "Sebenarnya lokasi Pasar Rakyat sangat strategis karena berada di tengah kota," ujarnya.

Meski demikian, Pasar Rakyat sepi pedagang dan pembeli. Dari ratusan kios Pasar Rakyat, hanya 7 kios yang terisi pedagang.

"Ada pedagang yang mengeluhkan sempitnya ukuran kios Pasar Rakyat. Memang ukurannya 2,25 x 2,25 meter saja," sebutnya.

Atas keluhan pedagang, Diskopdagrin akan memberi solusi kepada pedagang, dengan menjadikan dua kios menjadi satu.

Namun, pedagang harus membayar sewa dua kios. "Hitungannya dua kios Dua Ratus Ribu per bulan," tukasnya. (Zar).

 

TERKAIT