25 Puskesmas di Kuansing Berikan Pelayanan Optimal, Sarana dan Obat Terjamin

Kadis Kesehatan Kuansing Aswandi SKM. (Foto: Zar).

Kuansing, Siberriau- Saat ini di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terdapat sebanyak 25 Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) yang tersebar di seluruh kecamatan. 

Untuk memastikan kualitas layanan kesehatan, maka Kepala Dinas Kesehatan melakukan kunjungan lapangan ke PKM Pangean dan Perhentian Luas. 

"Hal ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi sarana, prasarana, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat," ungkap Kadis Kesehatan Kuansing, Aswandi, SKM ketika dihubungi Media siberriau.com, Rabu (4/2/2026).

Dari hasil kunjungan ke PKM tersebut, katanya, secara umum sarana dan prasarana di PKM terpantau cukup memadai. Meski demikian, masih terdapat beberapa kebutuhan kecil yang perlu dilengkapi. Kekurangan tersebut akan dipenuhi secara bertahap melalui dukungan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dari sisi pelayanan, juga berjalan dengan lancar dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ketersediaan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan tenaga paramedis dinilai mencukupi untuk menunjang operasional dan kebutuhan layanan kesehatan dasar," tambahnya.

Pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kompetensi melalui pelatihan bagi seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan, maupun tenaga administrasi guna meningkatkan mutu pelayanan. 

"Mengenai tenaga kesehatan saat ini sudah ada ASN dan PPPK, serta tidak terdapat tenaga honorer," sebutnya.

"Saat ini setiap PKM juga tersedia sudah ada satpam, petugas kebersihan, dan sopir yang berasal dari tenaga outsourcing," ujarnya.

Selain itu, katanya, obat-obatan di setiap PKM terjamin karena ketersediaan obat-obatan di PKM disediakan oleh Dinas Kesehatan dan melalui dana BLUD. Dengan ketersediaan fasilitas tersebut serta stok obat yang cukup dan berkualitas, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kuansing dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

"Apabila terjadi kekurangan, maka dapat melakukan pengadaan sesuai ketentuan. Namun, yang jelas, seluruh obat diawasi secara ketat oleh tenaga farmasi di seluruh PKM, untuk menjamin mutu dan keamanan," jelasnya.

Begitu juga dengan rumah dinas untuk tenaga dokter dan paramedis (perawat) di PKM  telah tersedia," tuturnya. (Zar).

 

TERKAIT