Masyarakat Bagansiapiapi Antre Berburu Pertalite di SPBU Jalan Bintang
Rokan Hilir, Siberriau– Antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat terlihat memadati SPBU di Jalan Bintang, Kota Bagansiapiapi, Selasa (24/03/2026). Warga tampak rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang belakangan ini dilaporkan mulai langka di sejumlah titik di kota Bagansiapiapi tersebut.
Sejak pagi hari, masyarakat sudah berdatangan ke SPBU Jalan Bintang Hilir. Kondisi ini membuat suasana di sekitar lokasi menjadi lebih ramai dari biasanya. Beberapa pengendara, bahkan mengaku harus mengantri cukup lama agar bisa mengisi bahan bakar kendaraan mereka.
Selain antrian panjang di SPBU, kondisi ini juga berdampak pada harga Pertalite di tingkat pengecer. Jika biasanya harga eceran berada di kisaran Rp12.000 per liter, kini melonjak hingga sekitar Rp20.000 per liter. Kenaikan harga tersebut membuat sebagian masyarakat lebih memilih mengantri di SPBU resmi agar bisa mendapatkan harga yang lebih terjangkau.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan kembali pasukan BBM di Bagansiapiapi. Stabilitas distribusi dinilai sangat penting, terutama selama momen Lebaran Idulfitri ketika mobilitas masyarakat meningkat tajam.
Situasi antrian panjang ini menjadi perhatian publik karena BBM merupakan kebutuhan penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, baik untuk bekerja, berdagang, maupun perjalanan mudik dan silaturahmi saat Lebaran. Masyarakat pun berharap kondisi ini segera teratasi agar aktivitas di kota Bagansiapiapi dapat kembali berjalan normal.

Bupati Rohil H. Bistamam Buka Suara Soal Kelangkaan BBM: Fenomena Global, Bukan Hanya di Rokan Hilir
Diskominfotiks Rohil –Menanggapi keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Rokan Hilir dalam beberapa waktu terakhir, Bupati Rohil H. Bistamam memberikan penjelasan resmi untuk meredam keresahan warga.
Dalam keterangannya, H. Bistamam menegaskan bahwa kondisi kelangkaan ini tidak hanya terjadi di Rokan Hilir, melainkan merupakan bagian dari krisis energi yang tengah melanda berbagai belahan dunia.
"Kita memahami kesulitan yang dirasakan masyarakat. Namun, perlu diketahui, kelangkaan BBM ini bukan hanya masalah lokal di Rohil saja, tetapi sudah menjadi fenomena global yang dirasakan di banyak tempat, bahkan di seluruh dunia," ujar H. Bistamam.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa hambatan utama distribusi energi saat ini dipicu oleh gangguan pada jalur logistik internasional. Masalah pada rute pelayaran dunia menyebabkan kapal-kapal pengangkut komoditas energi tidak dapat melintas dengan lancar, yang berdampak langsung pada stok BBM di tingkat daerah.
"Ada kendala besar pada jalur transportasi laut internasional. Kapal-kapal pengangkut tidak bisa melintas secara normal sehingga pasokan ke berbagai wilayah, termasuk ke daerah kita, menjadi terhambat," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan distributor untuk memastikan kuota yang ada dapat tersalurkan seefektif mungkin kepada masyarakat.
Bupati juga mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying yang justru dapat memperburuk situasi di lapangan. "Kami terus memantau perkembangan di pusat dan berharap jalur distribusi global segera pulih agar pasokan BBM kembali normal," tutupnya. (Rilis Hakim Chery/mediacenter.rohilkab.go.id/Penulis: Sulisman)
- Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jemaah Haji 1447 H/2026 M
- Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul
- Wabup Syamsurizal Perkenalkan Pesona Negeri Istana kepada Komisaris Bank Mandiri
- Diskominfo Rohul Gelar Acara Perpisahan dan Purna Bakti Sekretaris Diskominfo H. Agus Salim
- Bupati Kuansing Sebut Pembakar Hutan dan Lahan Harus Ditindak Tegas

