Petani Kuansing Mulai Turun ke Ladang, Inuman dan KHS Jadi Fokus Musim Tanam 2026

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Ketahanan Pangan Deflides Gusni (baju hitam pakai kacamata) dan Kabid Ketahanan Pangan Sesrianti, SP, M.Si (baju dinas kuning).(Foto: Zar).

Kuansing, Siberriau- Memasuki musim tanam (MT) tahun 2026, para petani di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau mulai turun ke ladang untuk melakukan aktivitas pertanian. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya kembali siklus produksi padi di sejumlah wilayah sentra pertanian yang ada di daerah tersebut.

Namun, pelaksanaan musim tanam tidak dilakukan secara serentak. Hal ini disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing, terutama terkait kesiapan lahan dan ketersediaan air. Saat ini, daerah yang sudah mulai melakukan penanaman berada di Kecamatan Inuman dan Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Deflides Gusni SP, M.Si melalui Kabid Ketahanan Pangan Sesrianti, SP., M.Si menyampaikan bahwa kedua kecamatan tersebut menjadi lokasi awal musim tanam tahun ini. Pernyataan itu disampaikannya saat dihubungi Media siberriau.com, Selasa (7/4/2026).

Ia menjelaskan, petani di Kecamatan Kuantan Hilir saat ini telah melakukan tahap penyemaian benih. Proses tersebut diperkirakan akan berlanjut ke tahap penanaman padi pada akhir bulan ini setelah bibit dinilai siap untuk dipindahkan ke lahan persawahan.

Selain itu, kebutuhan benih untuk petani di wilayah Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang juga mendapat dukungan dari BRMP Provinsi Riau. Bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses tanam sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian petani setempat.

Sementara itu, petani di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang telah lebih dahulu memulai penanaman sejak bulan Maret. Kegiatan tanam tersebut masih berlangsung hingga bulan April dengan target luas lahan mencapai sekitar 500 hektare.

Adapun untuk Kecamatan Inuman, luas lahan pertanian yang mulai digarap pada musim tanam tahun 2026 ini diperkirakan mencapai sekitar 71 hektare. Pemerintah daerah berharap musim tanam tahun ini dapat berjalan lancar sehingga produksi padi meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi," tuturnya. (Zar).