Merajut Ukhuwah di Bawah Langit Syawal: Undangan Cinta dari Muhammadiyah Teluk Kuantan

Undangan. (Foto: H. Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd).

TELUK KUANTAN, Siberriau– Ketika gema takbir perlahan surut namun gaungnya masih membekas di relung hati, ada sebuah kerinduan yang memanggil untuk kembali menyatu. Ialah kerinduan untuk saling memaafkan, saling menguatkan, dan menjahit kembali simpul-simpul persaudaraan yang mungkin sempat merenggang oleh kesibukan duniawi.

Menjawab panggilan fitrah tersebut, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Teluk Kuantan melayangkan sebuah "surat cinta" dalam bentuk undangan resmi yang sarat akan makna spiritual. Agenda bertajuk Silaturahmi Syawal 1447 H ini dijadwalkan akan menjadi oase di tengah dahaga spiritual umat setelah sebulan penuh menempa diri di madrasah Ramadan.

Cahaya Iman di Rumah Tahfiz

Acara yang penuh keberkahan ini rencananya akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal: Ahad, 12 April 2026
Waktu: Pukul 09.00 hingga 11.00 WIB
Tempat: Rumah Tahfiz Sang Surya, PRM Seberang Taluk–Hilir
Pemilihan lokasi di Rumah Tahfiz Sang Surya bukanlah tanpa alasan. 

Seolah ingin menegaskan bahwa setiap langkah organisasi haruslah bermula dan bermuara pada Al-Qur'an, tempat ini diharapkan mampu mengalirkan energi positif bagi seluruh warga Muhammadiyah yang hadir.

Menimba Ilmu, Mempererat Barisan

Lebih dari sekadar pertemuan seremonial, agenda ini dirancang sebagai wadah pengisian jiwa. Ustaz Rindra Febrian, S.Fil.I., MH dari PDM Kuantan Singingi akan hadir sebagai penceramah, membawa tetesan ilmu dalam sesi Pengajian Syawal.

Tak hanya itu, pertemuan ini juga menjadi momentum vital untuk Konsolidasi Organisasi. Di sinilah strategi disusun dan semangat dibakar kembali agar dakwah persyarikatan tetap tegak berdiri. Dan sebagai penutup yang manis, seluruh jemaah akan larut dalam kehangatan Makan Siang Bersama—sebuah simbol kesetaraan dan kebersamaan yang tulus.

Panggilan untuk Seluruh Keluarga

Melalui surat yang ditandatangani oleh Ketua PCM Teluk Kuantan, Indra Sukri, ST., M.Pd, dan Sekretaris Rizki Lazuardi, M.Pd, sebuah pesan hangat disisipkan:

 Membawa serta keluarga adalah sebuah kebahagiaan.
"Demi terjalinnya ukhuwah Islamiah di antara warga Muhammadiyah, kami perkenankan Bapak/Ibu membawa suami/istri serta anak-anak mengikuti kegiatan ini."

Pesan ini mengingatkan kita bahwa perjuangan di jalan Allah tidak hanya milik individu, melainkan warisan yang harus diperkenalkan kepada generasi penerus sedini mungkin.

Mari kita penuhi panggilan ini. Bukan sekadar hadir secara fisik, namun membawa hati yang bersih untuk saling merangkul. Sebab, dalam setiap jabat tangan ada dosa yang berguguran, dan dalam setiap senyum yang tulus, ada rida Allah yang menanti.

Nashrun minallah wafathun qariib.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Reportase: Ust. H. Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd 
(Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabenda PCM Teluk Kuantan, Ketua Lembaga Seni Budaya PDM Kuansing, Ketua Forum Literasi Kuansing, Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau, Penulis, Blogger, Bisnis Owner, Coach)

 

TERKAIT