Komisi IX DPR RI Kunjungi Riau
PEKANBARU, Siberriau- Pertemuan antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bersama Pemerintah Provinsi Riau menjadi momentum penting dalam menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, khususnya pada sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, dan jaminan sosial. Kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI ke Bumi Lancang Kuning disambut hangat oleh jajaran Pemprov Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi pembangunan.
Sinergi antara DPR RI dan Pemerintah Provinsi Riau dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Asisten 1 Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Komisi IX DPR RI. Ia mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan strategis bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai kondisi riil yang dihadapi masyarakat Bumi Lancang Kuning.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX DPR RI di Bumi Lancang Kuning. Bagi kami di Provinsi Riau, kehadiran bapak/ibu sekalian menjadi momentum strategis untuk menyampaikan kondisi riil daerah, khususnya pada sektor kesehatan, ketenagakerjaan, kependudukan, serta jaminan sosial yang memang menjadi fokus tugas Komisi IX DPR RI,” ujarnya di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Rabu (22/04/2026).
Dijelaskan, Provinsi Riau memiliki karakter wilayah yang cukup kompleks. Kondisi geografis yang terdiri dari kawasan perkotaan, industri hingga wilayah pesisir dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan.
Menurutnya, tantangan tersebut terlihat jelas dalam upaya pemerataan layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, serta jangkauan program sosial bagi masyarakat. Perbedaan kondisi wilayah membuat implementasi kebijakan membutuhkan pendekatan yang lebih adaptif dan terintegrasi.
“Sebagaimana kita ketahui, Provinsi Riau memiliki karakter wilayah yang kompleks, mulai dari perkotaan, kawasan industri hingga wilayah pesisir dan kepulauan yang menghadirkan tantangan tersendiri. Mulai dari pemerataan layanan kesehatan, perlindungan tenaga kerja, dan jangkauan program sosial,” jelasnya.
Diterangkan, Pemprov Riau telah memiliki arah pembangunan daerah ke depan sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah tidak hanya sebatas perencanaan, tetapi juga implementasi nyata di lapangan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan yang layak dan merata.
“Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Riau Tahun 2025-2029, pembangunan daerah difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Komitmen kami jelas, memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang layak, memperkuat perlindungan tenaga kerja, membangun keluarga yang tangguh, serta menghadirkan perlindungan sosial yang menyeluruh,” terangnya. (Mediacenter Riau/bib).
Sumber
https://mediacenter.riau.go.id/read/96150/pemprov-riau-terima-kunjungan-kerja-dpr-ri-be.html
- Ketua Bawaslu Kampar Minta Peserta Jadi Kader Pengawas Partisipatif Pada Pemilu Tahun 2029
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul
- Wabup Syamsurizal Perkenalkan Pesona Negeri Istana kepada Komisaris Bank Mandiri
- Diskominfo Rohul Gelar Acara Perpisahan dan Purna Bakti Sekretaris Diskominfo H. Agus Salim
- Pemkab Rohul Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
- Jejak Inspirasi Rohandi dalam Lintas Generasi
- Perjalanan Tirta Meyrizka Lubis Menjadi Duta Muslimah Preneur Indonesia

