Pelantikan Datuk Ajo Bilang Bungsu Pelalawan Berlangsung Khidmat

Pelantikan Datuk Ajo Bilang Bungsu (Tambak) di Rumah Singgah Datuk Engku Raja Lela Putra, Langgam, pada Kamis, 23 April 2026, berlangsung khidmat. (Foto: Andi Sisuanto).

PELALAWAN, Siberriau– Pelantikan Datuk Ajo Bilang Bungsu (Tambak) di Rumah Singgah Datuk Engku Raja Lela Putra, Langgam, pada Kamis, 23 April 2026, berlangsung khidmat dan sarat makna adat. Prosesi ini menjadi penegasan kesinambungan kepemimpinan dalam struktur adat Pelalawan, sejalan dengan falsafah yang hidup di tengah masyarakat, “Patah Tumbuh, Hilang Berganti.”

Momentum ini hadir setelah wafatnya pejabat Datuk Ajo Bilang Bungsu sebelumnya sekitar satu tahun lalu. Kekosongan yang sempat terjadi kini terisi melalui rangkaian mekanisme adat yang matang, penuh pertimbangan, serta melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan adat dan pemerintahan.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Sultan Pelalawan, yakni T. Zulmizan, M.Si, yang menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga muruah adat serta kesinambungan nilai-nilai adat di Kabupaten Pelalawan.

Prosesi mencapai puncaknya saat pembacaan warkah adat oleh Datuk Engku Raja Lela Putra. Dalam suasana yang khidmat, amanah besar pun disampaikan kepada Datuk Ajo yang baru dilantik.

"Selanjutnya, Datuk Ajo yang diwarkahkan hari ini, dapat menegakkan syara’ dengan undang, adat dipakai, amanah disandang, hukum yang ditimbang dan pusaka yang berbilang. Menjadi suluh dalam gulita, penawar penolak bisa, penenang dalam duka dan penyejuk dalam berita serta penyabar dalam murka," demikian petikan warkah yang disampaikan.

Dalam keterangannya, disebutkan bahwa pelantikan ini tidak terlepas dari peran aktif dan perjuangan Datuk Engku Raja Lela Putra dalam memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan adat, dengan penuh kehati-hatian dan penghormatan terhadap tradisi.

“Ini adalah bukti bahwa adat tetap hidup dan dijunjung tinggi. Apa yang dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan adat,” ujar perwakilan kesultanan.

Pelantikan ini menegaskan bahwa struktur adat di Pelalawan tetap kokoh, berdiri tegak sebagai penjaga keseimbangan di tengah perubahan zaman. Datuk Ajo Bilang Bungsu yang baru diharapkan mampu melanjutkan peran strategis sebagai penjaga nilai-nilai adat, perekat persatuan, serta pengayom dalam kehidupan masyarakat.

Antusiasme masyarakat yang hadir mencerminkan harapan besar terhadap kepemimpinan yang baru. Dengan pelantikan ini, sinergi antara adat, masyarakat, dan pemerintah diharapkan makin kuat demi kemajuan Pelalawan ke depan.

(Andi Sisuanto)
Kepala Biro Pelalawan
Media Siberriau.com

 

TERKAIT