Organisasi Wartawan dan Pemuda Pancasila Rohul Hadiri Rumah Duka Ayah Sekretaris JOIN Rohul

Suasana duka menyelimuti rumah duka Sekretaris DPD JOIN (Jurnalis Online Indonesia) Kabupaten Rokan Hulu, Andi Swely Harianja atas meninggalnya almarhum Sabar Harianja, ayahanda tercinta. (Foto: Epi. B).

Rohul, Siberriau– Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga besar DPD JOIN (Jurnalis Online Indonesia) Kabupaten Rokan Hulu atas meninggalnya almarhum Sabar Harianja, ayahanda tercinta dari Sekretaris DPD JOIN Rohul, Andi Swely Harianja. 

Kepergian almarhum menjadi kabar yang membawa kesedihan tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan organisasi wartawan dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, ramah, dan penuh perhatian terhadap keluarga.

Rumah duka yang berada di Desa Tanah Datar, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar dipenuhi pelayat dari berbagai daerah.
 
Sejak pagi hari, keluarga, kerabat, sahabat, tokoh masyarakat hingga rekan sesama jurnalis terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir serta menyampaikan ucapan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan.

Turut hadir dalam suasana duka tersebut empat organisasi wartawan dan Ormas Pemuda Pancasila dari Kabupaten Rokan Hulu, yakni DPD JOIN Rohul, Sekretaris DPC PPDI Rohul, media Suara Rakyat.Com, RMRB, serta organisasi Pemuda Pancasila (PP) dan Komando Inti Mahatidana (Koti) Kabupaten Rokan Hulu.

Kehadiran mereka menjadi bentuk solidaritas dan rasa kekeluargaan yang selama ini terjalin erat di antara sesama insan pers dan organisasi masyarakat.

Ketua DPD JOIN Rohul, Palasroha Tampubolon, dalam kesempatan itu menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga besar almarhum.

Ia mengatakan bahwa kehilangan seorang ayah merupakan pukulan berat bagi keluarga, terutama bagi Andi Swely Harianja yang selama ini dikenal aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami keluarga besar JOIN Rohul turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas kepergian orang tua dari saudara kami Andi Swely Harianja.

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan penghiburan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya dengan penuh haru.

Ia juga menambahkan bahwa sosok orang tua adalah panutan dalam keluarga yang jasanya tidak akan pernah tergantikan oleh apa pun.

“Bapak kita memang telah dipanggil Tuhan, tetapi kasih sayang, perjuangan, dan nasihat beliau akan selalu hidup dalam hati anak-anak dan keluarganya. Kami berharap keluarga tetap kuat menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Diketahui, almarhum Sabar Harianja meninggal dunia di RS Kanker Dharmais Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 17.30 WIB dalam usia 62 tahun setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. 

Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar. Almarhum meninggalkan seorang istri, dua putra, dan tiga putri.

Suasana doa bersama yang digelar di rumah duka berlangsung penuh haru. Tangis keluarga pecah saat doa dipanjatkan untuk almarhum. 

Sejumlah pelayat tampak memberikan dukungan morel kepada keluarga agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan tersebut.

Selain menyampaikan belasungkawa, para rekan organisasi wartawan dan kepemudaan juga ikut membantu serta mendampingi keluarga dalam proses persiapan pemakaman. 

Kebersamaan dan rasa persaudaraan terlihat begitu kuat di tengah suasana duka yang menyelimuti rumah keluarga almarhum.

Keluarga besar almarhum berharap doa terbaik dari seluruh masyarakat agar almarhum Sabar Harianja mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta segala amal ibadahnya diterima. 

Mereka juga berharap seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kesehatan, ketabahan, dan kekuatan dalam menjalani hari-hari mendatang. (Editor: Epi. B).

TERKAIT