Perbaikan Jalan Pekanbaru Bukti Realisasi Visi Misi Agung-Markarius
Pekanbaru, Siberriau- Agung Nugroho dan Markarius Anwar dalam kampanye dan tertuang dalam misi mereka poin 4, akan meningkatkan aksesibilitas infratruktur dasar dan konektivitas transportasi publik yang andal, aman, nyamam dan ramah lingkungan. Memasuki tahun kedua, berjalan di tahun 2026, apakah misi ini berjalan dengan baik? Atau hanya isapan jempol belaka?. Ini erat kaitanya juga dengan visi Maju yang diusung, 100 KM jalan mantap.
Respons Pengaduan Masyarakat, Tinjau Jalan Rusak dan Komunikasi dengan Pemprov Riau dan Balai Pelaksana Jalan
Dalam perjalanan, yang dijanjikan ternyata ditepati, diawal tahun 2026, Wawako Pekanbaru, Markarius Anwar melakukan koordinasi dengan Pemrov Riau dan Balai Pelaksana Jalan untuk perbaikan jalan rusak. Memang, ada sejumlah ruas jalan provinsi dan nasional di Pekanbaru yang mengalami kerusakan. Saat itu, proses pendataan terhadap jalan provinsi dan nasional yang rusak sedang berjalan. Bahkan, pihaknya turun langsung cek ke lapangan sesuai laporan masyarakat.
Respons cepat juga ditunjukkan Markarius, Senin 12 Januari 2026 langsung meninjau Jalan Manyar Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Binawidya. Jalan ini berlobang, seedangkan jalan lingkungan lainnya masih jalan tanah. Pihaknya berjanji akan mencari solusi, termasuk untuk Jalan Balam Sakti 1, sekitar 500 meter belum disemenisasi.
Kerusakan jalan juga terjadi di Persimpangan Tuanku Tambusai-Paus, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru berjanji segera memperbaiki. Kerusakaan yang terjadi di sisi pinggir jalan di deretan ruko, otomatis berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas. Pengukuran dilakukan Selasa 13 Januari 2026, ternyata kerusakan memiliki lebar sekitar 3 meter dan panjang 122 meter, di mana ruas jalan ini lebar totalnya sekitar 9 meter.
Jalan Cempaka juga rusak. Bahkan, ada yang amblas. Masyarakat mengeluh, mereka minta segera diperbaiki. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengakui kalau ruas jalan ini pada tahun 2025 belum sempat diperbaiki. Ada kerusakan pada Instalasi Pengelolaan Air Minum (IPAL) dan tentu juga perlu dikomunikasikan dengan Balan Pelaksana Jalan Nasional Riau.
Ternyata ada juga ada rencana pengembagan jalan. Yaitu Jalan 70, akses ke Kompleks Perkantoran Pemko Pekanbaru, Tenayan Raya, akses jalan ini terhubung ke Jalan Badak dari Jalan Hangtuah. Pengembangan ini butuh singkronisasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, di mana jalan ini merupakan jalan lingkar luar yang strategis, menghubungkan Kawasan Industri Tenayan (KIT) dan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Tol Pekanbaru-Rengat.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menargetkan 42 kilometer jalan rusak diperbaiki. Target ini beranjak dari keberhasilan Pemko Pekanbaru tahun 2025 memperbaiki 42 kilometer ruas jalan yang pada awalnya hanya ditargetkan 20 kilometer. Target ini erat kaitannya dengan APBD yang sudah disahkan dan menunggu evaluasi Pemprov Riau.

Aspal Jalan Jenderal Sudirman Ujung juga rusak berat, akses menuju Jalan Sembilang ini makin memprihatinkan, aspal di kawasan ini sering terendam banjir, ruas ini juga terhubung ke Jembatan Siak IV. Wawako Markarius Anwar mengakuinya, namun pihaknya telah berkomunikasi dengan Pemprov Riau.
Pemko Pekanbaru menargetkan 17 ruas jalan pada awal 2026 diperbaiki. Wawako Markarius Anwar Senin 26 Januari 2026 mengatakan, jalan yang akan diperbaiki ini merupakan jalan-jalan strategis, ramai dilintasi warga. Ruas itu diantaranya Jalan Rambutan Kecamatan Marpoyan Damai, Jalan Amal di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai.
Warga terus melapor, Wawako Markarius Anwar tinjau langsung ruas Jalan Nurul Amal, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai. Bersama Plt Kadis Perkim, Reza Pahlevi, terungkap ruas jalan ini akan diperbaiki lewat anggaran Operasi dan Pemeliharaan (OP) Dinas PUPR. Ruas ini sering banjir, ternyata juga disebabkan parit yang tertutup, tentu target Pemko Pekanbaru akan bongkar parit-parit tersebut.
Sambil menunggu evaluasi APBD Kota Pekanbaru oleh Pemprov Riau, Wawawo Markarius Anawar menyatakan pihaknya akan bergerak cepat memperbaiki jalan rusak sesuai arahan Wako Agung Nugroho. Dinas PUPR diminta sesegera mungkin menyiapkan administrasi yang diperkukan.
Wawako Markarius Anwar juga meninjau Jalan Lumba-Lumba RT 03 RW 16 Tuah Madani Kamis 29 Januari 2026. Drainase rusak, jalan jadi hancur, padahal jalan ini menghubungkan Jalan Kubang Raya dan Taman Karya. Pihaknya berjanji akan normalisasi parit terlebih dahulu.
Pemko Pekanbaru sudah mulai mendata jalan rusak yang akan diperbaiki tahun 2026, ditargetkan sebelum Idulfitri 1447 Hijriah sudah diperbaiki, Wawako Markarius Anwar minta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat jika APBD sudah disahkan dan selesai diverifikasi Pemprov Riau.
Tancap Gas, Jalan Rusak Mulai Diperbaiki
Pemko Pekanbaru Minggu 22 Februari 2026 mulai melakukan overlay Jalan Amal Mulia, Kecamatan Payung Sekaki sepanjang 1 kilometer dengan lebar empat meter. Perbaikan ini menurut Kepala Dinas Perkim, Martin Manouluk menggunakan dana Operasional dan Pemeliharaan (OP). Ruas ini menghubungkan Jalan Tuanku Tambusai hingga Jalan Arjuna Kecamatan Payung Sekaki
Giliran Jalan Sukamaju Muara Fajar Kecamatan Rumbai dioverlay Senin 2 Maret 2026. Wako Agung Nugroho sumringah dan memberikan kabar baik untuk warga Muara Fajar tersebut dan memastikan kualitas jalan dijamin agar tahan lama.
Komunikasi intensif dengan Pemprov Riau terus dilakukan agar mudik lebaran tidak terganggu, Wawako Markarius Anwar menyatakan akan segera ada perbaikan ruas jalan provinsi di Pekanbaru.

Jalan Teluk Leok Kecamatan Rumbai Timur akhirnya diaspal setelah hampir 1o tahun terbengkalai, perbaikan sepanjang 2,5 kilometer. Juga jalan di Kelurahan Tobek Godang Kecamatan Binawidya sepanjang 2,9 kilometer. Pengaspalan ini diapresiasi Mantan Gubernur Riau Saleh Djasid. Dia menilai, jalan yang rusak setelah diperbaiki, akan memberi dampak ekonomi kepada masyarakat.
Perbaikan jalan di Kecamatan Sukajadi hampir rampung Jumat 27 Maret 2026, Wawako Markarius Anwar sempat menyebut kalau tahun lalu pihaknya juga telah memberi perhatian kepada ruas jalan di Kecamatan Binawidya, Rumbai Barat, Marpoyan Damai, Rumbai Timur, Payung Sekaki dan Rumbai. Jalan yang dalam proses pemeliharaan mencakup Jalan Srikandi, Jalan Tengku Mahmud 2, Jalan Belimbing, Jalan Unggas, Jalan Garuda Ujung, Jalan Bangau Sakti serta sejumlah jalan di Kecamatan Bukit Raya, Sail, Sukajadi, Marpoyan Damai dan Limapuluh. Terdapat juga jalan yang jadi prioritas, Jalan Meranti, Jalan Perdagangan, Jalan Lili 1 dan Lili 2, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Melati hingga ruas Jalan Durian dan Jalan Kulim Kuras yang menghubungkan beberapa kecamatan.
Disiapkan Anggaran Rp100 Miliar Tahun 2026
Kepala Dinas PUPUR Pekanbaru, Edward Riansyah menyatakan, 100 miliar rupiah dialokasi dana untuk perbaikan jalan rusak tahun 2026, untuk 42 kilometer jalan, dari target 100 kilometer dalam 2 sampai tiga tahun kepemimpinan Agung Nugroho-Markarius Anwar. Kalau tahun lalu 29 ruas jalan berhasil dimuluskan yang tersebar di 15 kecamatan.
Tahun ini, Pemko Pekanbaru menargetkan melakukan overlay dan pengaspalan ulang sebanyak 21 ruas jalan. Selasa 31 Maret 2026 dia mengatakan ada 4 ruas pembangunan jalan baru yang jadi target tahun 2026, 17 lagi dioverlay, dengan total 42 kilometer.
Aspek politik, sejumlah fraksi di DPRD Kota Pekanbaru menyampaikan isu jalan rusak serta infrastruktur lainnya. Wawako Markarius Anwar memastikan apa yang menjadi harapan fraksi itu akan menjadi perhatian, perbaikan jalan tahun 2026 akan terus dilanjutkan.
Lebih mencengangkan lagi, Pemko Pekanbaru membuka kanal aspirasi. Wawako Markarius Anwar ajak masyarakat untuk aktif menyampaikan aspirasi. Jika ada jalan rusak di lingkungan masing-masing, dipersilakan sampaikan untuk ditindaklanjuti secepatnya. Namun, dia menyadarkan masyarakat, secepatnya dimaksud membutuhkan waktu dan anggaran yang besar sehingga harus menunggu ketersediaan anggaran.

Jumat 10 April 2026, Wawako Markairus Anwar meninjau lokasi jalan alternatif di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Akan ada rencana perbaikan Jalan Ali Aseral II. Ruas ini menjadi akses alternatif menuju Arengka. Dia menyaksikan ruas ini sudah mengalami kerusakan di beberapa bagian. Dia juga memberi perhatian terhadap sejumlah jalan lingkungan sekitar, termasuk jalan lingkungan menuju ke Masjid Baitus Sakinah. Jalan yang awalnya swadaya masyarakat dan sekarang masyarakat menyampaikan aspirasi agar segera diperbaiki. Jalan ini bisa mengurai kemacetan di Jalan HR Soebrantas. Masyarakat juga bisa melintasinya dari Jalan Purwodari menuju Jalan Soekarno-Hatta tanpa lewat HR Soebrantas.
26 April 2026 sedang berlangsung perbaikan Jalan Teluk Leok, Kecamatan Rumbai Timur dengan overlay, perbaikan sudah berlangsung sekitar satu bulan dan hampir selesai. Overlay sepanjang 1,8 kilometer. PUPR meninggikan bahu jalan di beberapa titik. Akibat kerusakan selama ini banyak pengendara yang jatuh. Abdul, salah seorang warga berterima kasih kepada Agung-Markarius karena hampir 20 tahun, jalan ini tidak dilakukan peremajaan. Sekarang sudah glowing sehingga mempermudah mobilitas masyarakat.
Lagi-lagi merespons pengaduan masyarakat, PUPR Pekanbaru melakukan pengaspalan ulang terhadap jalan penghubung Jalan Cut Nyak Dien-Pepaya di Kecamatan Sukajadi. Ruas jalan kecil ini menjadi jalan alternatif bagi masyarakat di samping Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Riau sepanjang lebih kurang 50 meter. (Advertorial)
Sumber: pekanbaru.go.id
Diolah: Noprio Sandi
- Wabup Syafaruddin Poti Beri Warning PKS di Rohul
- Wabup Syamsurizal Perkenalkan Pesona Negeri Istana kepada Komisaris Bank Mandiri
- Diskominfo Rohul Gelar Acara Perpisahan dan Purna Bakti Sekretaris Diskominfo H. Agus Salim
- Pemkab Rohul Gelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
- Jejak Inspirasi Rohandi dalam Lintas Generasi
- Perjalanan Tirta Meyrizka Lubis Menjadi Duta Muslimah Preneur Indonesia
- Syawir: Mari Bekerja Profesional dan Berkontribusi Mewujudkan Demokrasi yang Berintegritas

