Perbaikan Jalan Nasional dan Rigid Beton,

Ini Perusahaan yang Melaksanakannya

Rigid beton di pendakian Kebun Nopi. (Foto: Zar).

Kuansing, Siberriau- PT Donny Putra Mandiri (DPM) kembali dipercaya mengerjakan proyek perbaikan jalan nasional, yang membentang dari tugu Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi sampai perbatasan Provinsi Riau- Sumatra Barat, Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi dengan total panjang mencapai 73 kilometer.

Perbaikan jalan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dalam rangka meningkatkan kelayakan infrastruktur nasional serta mendukung kelancaran arus logistik dan mobilitas masyarakat di wilayah perbatasan provinsi.

"Saat ini progres pekerjaan tengah berjalan dan difokuskan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan berat, terutama lubang dalam, badan jalan bergelombang, dan juga pengerjaan rigid beton di pendakian Kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan Kecamatan Kuantan Mudik, sepanjang 300 meter," ungkap Pengawas lapangan Hendra Yulis ketika dihubungi Media Siber Riau.com melalui handphone selulernya.

Menurutnya, saat ini sedang melakukan patching (penambalan lubang), perataan, dan penanganan bahu jalan di beberapa titik prioritas.

"Sekaligus juga pembangunan jalan rigid beton di pendakian kebun Nopi Desa Bukit Pedusunan, Kecamatan Kuantan Mudik, sepanjang 300 meter," ujarnya.

Berdasarkan hasil pantauan Media Siber Riau.com di lapangan, terlihat pengerjaan rigid beton di pendakian Kebun Nopi telah dilakukan. Pengerjaan rigid beton ini merupakan sambungan jalan rigid beton, yang telah selesai dilakukan beberapa tahun lalu sepanjang 100 meter.

Diharapkan dengan dilakukannya pengerjaan rigid beton di pendakian Kebun Nopi tersebut, kondisi jalan akan makin kuat. Sehingga kendaraan yang bermuatan berat seperti truk batu bara dan sejenisnya, tidak lagi terperosok atau jatuh ke parit.

Namun, diharapkan pada masa mendatang, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum juga melakukan perbaikan beberapa jembatan dan Rigid Beton. Karena kondisi jalan nasional dari perbatasan Provinsi Riau-Sumbar sampai ke Tanjung Pauh, selalu dilewati kendaraan bermuatan berat (truck Fuso dan kontainer) yang melebihi kapasitas. (Zar).

 

 

TERKAIT