Pemkab Kuansing Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat
Kuansing, Siberriau- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terus mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat Permanen Tahun Ajaran 2026/2027.
Program yang digagas Kementerian Sosial tersebut menjadi perhatian serius karena Kuansing menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang memiliki Sekolah Rakyat permanen.
"Saat ini, progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan Sport Center Kuansing telah mencapai sekitar 70 persen. Pemerintah optimistis kegiatan belajar mengajar sudah dapat dimulai pada tahun 2026 sesuai dengan target yang telah ditetapkan," ungkap Plt Kadis Sosial dan PMD Dodi Fitrawan ketika dihubungi Media Siber Riau.com di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, proses rekrutmen calon peserta didik dilakukan melalui penjangkauan langsung oleh para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pendamping PKH mendata anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, terutama yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Data hasil penjangkauan tersebut, katanya, tidak serta-merta ditetapkan menjadi peserta didik. Seluruh data terlebih dahulu ditelaah dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui sistem dan aplikasi yang telah ditentukan, termasuk aplikasi STARA, untuk memastikan calon siswa memenuhi seluruh persyaratan yang berlaku.
Berdasarkan data sementara, kuota penerimaan peserta didik pada tahun pertama terdiri dari tiga rombongan belajar (rombel) untuk setiap jenjang pendidikan. Kuota tersebut masing-masing sebanyak 90 siswa untuk tingkat SD, 90 siswa untuk tingkat SMP, dan 90 siswa untuk tingkat SMA.
Sistem pendidikan di Sekolah Rakyat menerapkan konsep berasrama sehingga para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan formal, tetapi juga pembinaan karakter, kedisiplinan, serta pemenuhan kebutuhan dasar selama menjalani proses pembelajaran.
Sementara itu, untuk kebutuhan tenaga pendidik, pemerintah masih menunggu penetapan guru tetap dari Kementerian Sosial. Namun, demikian, pemerintah daerah dapat membantu proses pembelajaran melalui penugasan guru tamu sesuai kebutuhan.
"Saat ini, proses yang tengah berlangsung adalah penyebaran informasi dan brosur pendaftaran tenaga pengajar sebagai bagian dari persiapan operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuansing," tuturnya. (Zar).
- Pemkab Rohul Sambut Rencana Pembangunan SPKLU dan BSS dari PT Wong Global
- Wabup Syafaruddin Poti Hadiri Kegiatan Pengajian Akbar Tahun Baru Islam 1448 H
- Pemkab Kuansing Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat
- Bawaslu Kampar Berikan Masukan Saat Zoom Meeting Rapat PPDP Secara Berkelanjutan Melalui SIPOL Semester I Tahun 2026
- M. Alexandreano Ramadhan Siswa MAN 1 Teluk Kuantan Ikut Seleksi Paskibraka Nasional
- Kuansing Berhasil Pertahankan WTP dalam Tata Kelola Keuangan Daerah
- Wabup Syafaruddin Poti Buka Training Center Kafilah Rohul Menuju MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau

