Mobil Pengangkut Sawit Diduga Diseruduk Hilux di Simpang Empat PKS Ekadura

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan simpang empat menuju PKS Ekadura, tepatnya di ruas jalan umum Ekadura–Kota Lama, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (23/6/2026). (Foto: Epi. B)

Sopir Korban Sebut Ditabrak dari Samping

ROKAN HULU, Siberriau- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di kawasan simpang empat menuju PKS Ekadura, tepatnya di ruas jalan umum Ekadura–Kota Lama, Kabupaten Rokan Hulu, Selasa (23/6/2026).

Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik warga SP 1 Kota Baru yang dikemudikan Arman. 

Kendaraan tersebut diduga menjadi korban tabrakan samping oleh sebuah mobil Toyota Hilux bernomor polisi BM 6601 MD saat melintas di persimpangan.

Berdasarkan keterangan Arman, saat kejadian dirinya sedang melaju lurus menuju arah PKS Ekadura. 

Namun, secara tiba-tiba sebuah mobil Hilux yang datang dari arah jalan sebelah diduga keluar ke persimpangan tanpa memperhatikan kendaraan yang tengah melintas sehingga menghantam bagian samping mobil yang dikemudikannya.

"Saya jalan lurus menuju PKS. Mereka dari jalan sebelah mau keluar. Di simpang empat itu mobil saya ditabrak dari samping," ungkap Arman kepada wartawan di lokasi kejadian.

Akibat benturan tersebut, kendaraan pengangkut sawit mengalami Lecet dan muatan jatuh  bertumpahan. Sedangkan yang menabrak peot pada bagian  depan. 

Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Arman mengaku saat ini masih menunggu arahan dari pihak perusahaan terkait langkah penyelesaian atas kecelakaan yang dialaminya.

"Untuk penyelesaian, saya masih menunggu keputusan dari bos kami," tambahnya.

Sementara itu, pengemudi Hilux yang disebut-sebut berasal dari pihak PT Ekadura belum memberikan penjelasan terkait kronologi kejadian. 

Saat ditemui wartawan di lokasi, yang bersangkutan memilih tidak memberikan komentar.

Sikap bungkam dari pihak pengemudi membuat penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. 

Masyarakat sekitar berharap kejadian tersebut dapat ditangani secara transparan dan profesional agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun aparat kepolisian mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kasus ini diharapkan dapat segera mendapat kejelasan sehingga tanggung jawab atas insiden tersebut dapat ditentukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

Editor: EPI B.

TERKAIT